Apa arti dari “Screw sth on”?
“Screw sth on” berarti mengencangkan atau memasang sesuatu dengan memutarnya pada ulir atau bagian yang sesuai, biasanya menggunakan sekrup.
Pendahuluan
Frasa kerja “screw sth on” biasanya digunakan saat membicarakan tentang memasang atau memperbaiki benda dengan memutarnya ke permukaan atau tempatnya. Ini sering melibatkan penggunaan sekrup atau pengikat serupa untuk mengencangkan barang dengan erat. Memahami arti screw sth on sangat membantu, terutama dalam situasi sehari-hari seperti merakit furnitur, memperbaiki peralatan, atau bahkan mengganti bagian pada alat. Ungkapan ini praktis dan sering digunakan dalam percakapan santai maupun teknis.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: screw something on
- Tipe: transitif
- Tingkat: A2–B1
- Arti singkat: mengencangkan atau memasang dengan memutar atau memelintir
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Screw sth on” adalah phrasal verb yang dapat dipisah, yang berarti Anda dapat menempatkan objek baik di antara kata kerja dan partikel atau setelah partikel tersebut.
-
Pattern 1: screw + object + on
Example: Screw the cap on. Pattern 2: screw + on + object
Example: Screw on the cap.
Bagaimana cara menggunakan “Screw sth on”?
Gunakan “screw sth on” saat menjelaskan tindakan memasang sesuatu dengan memutarnya hingga kencang. Biasanya ini melibatkan benda fisik seperti tutup, bohlam, atau bagian mesin. Kata kerja ini menekankan gerakan memutar atau memelintir barang sampai terpasang dengan rapat. Ungkapan ini sangat cocok untuk petunjuk, perbaikan, atau deskripsi tugas manual.
Contoh-contoh
Bayangkan kamu sedang memasang bola lampu. Kamu mungkin akan berkata:
- Can you screw the light bulb on? It’s loose. (Bisakah kamu memasang bola lampu itu? Bola lampunya longgar.)
- Make sure to screw the lid on tightly to prevent leaks. (Pastikan untuk mengencangkan tutupnya dengan rapat agar tidak bocor.)
- He screwed the handle on the door himself. (Dia sendiri memasang gagang pintu itu dengan memutarnya.)
- Don’t forget to screw the cap on after filling the bottle. (Jangan lupa untuk menutup botol dengan rapat setelah mengisinya.)
- She carefully screwed the new part on the machine. (Dia dengan hati-hati memasang bagian baru pada mesin tersebut.)
Contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana “screw sth on in a sentence” cocok secara alami dalam konteks sehari-hari.
Kesalahan Umum
Terkadang pelajar bingung dengan urutan kata atau menggunakan frasa secara salah. Misalnya:
- Incorrect: Screw on the the cap it is loose.
- Correct: Screw the cap on; it is loose.
- Incorrect: Can you screw the on lid?
- Correct: Can you screw the lid on?
Ingat, objek harus ditempatkan dengan jelas baik sebelum atau sesudah kata “on,” dan kalimat harus lengkap.
Perbedaan / Sinonim
“Screw sth on” mirip dengan “mengencangkan,” “menempelkan,” dan “mengikat,” tapi secara khusus melibatkan putaran untuk mengamankan. Berbeda dengan “memasang,” yang berarti meletakkan sesuatu, “screw on” mengandung makna tindakan memutar.
- Put on:: Meletakkan sesuatu tanpa harus memutar (misalnya, memakai topi).
- Tighten:: Untuk membuat sesuatu lebih aman, seringkali dengan memutar.
- Attach:: Untuk menghubungkan atau menyatukan sesuatu, yang bisa dilakukan dengan berbagai cara, tidak hanya dengan memutar.
Kolokasi Umum
Orang sering menggunakan “screw sth on” dengan objek tertentu. Berikut beberapa kolokasi yang umum:
- Light bulb: attach a bulb to a lamp by twisting (Bohlam: pasang bohlam ke lampu dengan memutar)
- Lid/cap: close a container securely (Tutup: menutup wadah dengan rapat)
- Handle: fix a door or drawer handle (Pegangan: memperbaiki pegangan pintu atau laci)
- Filter: attach a part in machines or devices (Filter: memasang sebuah bagian pada mesin atau perangkat)
- Wheel: secure a wheel on a vehicle or tool (Roda: mengamankan roda pada kendaraan atau alat)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari screw sth on:
Dialog Kehidupan Nyata
Berikut adalah percakapan antara dua teman yang sedang memperbaiki sepeda:
Tom: The wheel is loose. Can you screw it on properly?
Tom: Roda ini longgar. Bisakah kamu mengencangkannya dengan benar?
Anna: Sure, I’ll screw the wheel on tightly so it won’t wobble.
Anna: Tentu, aku akan memasang roda dengan kencang agar tidak goyah.
Tom: Thanks! That should make it safer to ride.
Tom: Terima kasih! Itu pasti akan membuatnya lebih aman untuk dikendarai.
Latihan
Try filling in the blanks with the correct form of the phrasal verb:
- Please _______ the cap _______ after you finish using the bottle.
- He carefully _______ the new handle _______ the door.
- Can you help me _______ the light bulb _______?
- Don’t forget to _______ the filter _______ after cleaning it.
Tanya Jawab
- Apa arti dari “screw sth on”? Itu berarti mengencangkan atau memasang sesuatu dengan memutarnya ke permukaan.
- Apakah “screw sth on” dapat dipisah? Ya, Anda bisa meletakkan objek sebelum atau sesudah “on.”
- Bisakah saya menggunakan “screw sth on” untuk pakaian? Tidak, biasanya itu digunakan untuk benda yang dipasang dengan memutar, bukan pakaian.
- Apa sinonim dari “screw sth on”? “Attach,” “fasten,” atau “tighten” bisa mirip tetapi mungkin tidak melibatkan memutar.
- Apakah “screw sth on” bersifat formal atau informal? Istilah ini netral dan digunakan dalam konteks santai maupun teknis.

