Arti dan Contoh “Screw sth up”: Cara Menggunakan Phrasal Verb Ini

Apa Arti “Screw sth up”?

“Screw sth up” berarti membuat kesalahan atau melakukan sesuatu dengan buruk, sehingga menyebabkan masalah atau kegagalan.

Pendahuluan

Frasa kerja “Screw sth up” sering digunakan dalam bahasa Inggris informal untuk menggambarkan situasi di mana seseorang melakukan kesalahan atau membuat sesuatu berantakan. Memahami arti screw sth up membantu pembelajar menggunakannya secara alami dalam percakapan dan tulisan. Ungkapan ini berguna untuk membicarakan kesalahan dalam pekerjaan, sekolah, atau kehidupan sehari-hari. Frasa ini menambahkan nuansa santai dan umum digunakan dalam bahasa Inggris lisan.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: screw something up
  • Tipe: Transitif
  • Tingkat: B1 (Menengah)
  • Arti singkat: Membuat kesalahan atau merusak sesuatu

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Screw sth up” adalah phrasal verb yang dapat dipisah. Anda bisa menempatkan objek di antara kata kerja dan partikel atau setelah partikel.

    Verb + object + particle: screw the project up Verb + particle + object: screw up the project

Kedua bentuk tersebut benar, tetapi meletakkan objek di tengah lebih umum digunakan dalam percakapan.

Bagaimana cara menggunakan “Screw sth up”?

Gunakan “screw sth up” untuk menggambarkan ketika Anda atau orang lain melakukan kesalahan yang menyebabkan masalah. Ungkapan ini bersifat informal dan sering digunakan dalam percakapan santai. Anda dapat menggunakannya dalam bentuk lampau, sekarang, atau masa depan dengan mengubah waktu kata kerjanya: screwed up, screwing up, will screw up.

Contoh situasinya termasuk “Screw sth up” dalam ujian, pekerjaan, rencana, atau hubungan.

Contoh-contoh

Bayangkan kamu melewatkan detail penting di tempat kerja dan seluruh proyek gagal. Kamu bisa mengatakan:

  • I really screwed up the report yesterday. (Saya benar-benar membuat kesalahan besar dalam laporan kemarin.)
  • Don’t screw up this chance to impress the boss. (Jangan sampai kamu merusak kesempatan ini untuk membuat bos terkesan.)
  • She screwed up her presentation by forgetting her notes. (Dia merusak presentasinya karena lupa membawa catatannya.)
  • We screwed up the order and customers were unhappy. (Kami membuat kesalahan dalam pesanan sehingga pelanggan menjadi tidak puas.)
  • Try not to screw up your exam next week. (Cobalah untuk tidak membuat kesalahan dalam ujianmu minggu depan.)

Contoh-contoh ini menunjukkan penggunaan screw sth up dalam kalimat secara alami.

Kesalahan Umum

Terkadang pelajar bingung dengan urutan kata atau menggunakan frasa secara terlalu formal. Berikut adalah kesalahan umum dan koreksinya:

  • Incorrect: I screwed up on the test.
  • Correct: I screwed the test up. / I screwed up the test.
  • Incorrect: She screw up the plan.
  • Correct: She screwed up the plan.
  • Incorrect: Don’t screw it.
  • Correct: Don’t screw it up.

Perbedaan / Sinonim

“Screw sth up” mirip dengan “mess up,” “blow it,” dan “botch.” Namun, “screw up” sering kali terasa lebih kuat dan lebih informal.

  • Mess up:: Bisa formal atau informal, berarti melakukan kesalahan.
  • Blow it:: Biasanya berarti gagal karena gugup atau ceroboh.
  • Botch:: Lebih formal, berarti melakukan sesuatu dengan buruk atau canggung.

Gunakan “screw up” ketika kamu ingin nada yang santai dan seperti sedang ngobrol.

Kolokasi Umum

Orang sering menggunakan “screw up” dengan benda-benda umum yang terkait dengan kesalahan atau kegagalan. Berikut beberapa contohnya:

  • Screw up a plan: Fail to carry out the plan correctly. (Mengacaukan sebuah rencana: Gagal melaksanakan rencana dengan benar.)
  • Screw up a test/exam: Do badly on an exam. (Screw up sebuah tes/ujian: Melakukan dengan buruk pada ujian.)
  • Screw up a project: Make mistakes that cause a project to fail. (Mengacaukan sebuah proyek: Membuat kesalahan yang menyebabkan proyek gagal.)
  • Screw up an opportunity: Waste a chance. (Menyia-nyiakan kesempatan: Membuang peluang.)
  • Screw up a relationship: Damage a personal relationship. (Mengacaukan sebuah hubungan: Merusak hubungan pribadi.)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari screw sth up:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menunjukkan bagaimana “screw sth up” terdengar dalam pembicaraan sehari-hari:

Tom: Did you finish the report?
Tom: Apakah kamu sudah menyelesaikan laporannya?

Anna: Yes, but I think I screwed it up. I forgot to include the sales data.
Anna: Ya, tapi saya rasa saya membuat kesalahan. Saya lupa memasukkan data penjualan.

Tom: Don’t worry. Let’s fix it before the meeting.
Tom: Jangan khawatir. Mari kita perbaiki sebelum pertemuan.

Latihan

Try to fill in the blanks with the correct form of “screw up”:

  • I hope I don’t _______ this interview tomorrow.
  • He really _______ the presentation by arriving late.
  • We can’t afford to _______ the budget planning.
  • She said she won’t _______ the test again.
  • They _______ the order and had to apologize to the client.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Apa arti dari “screw sth up”? Itu berarti melakukan kesalahan atau melakukan sesuatu dengan buruk.
  • Apakah “screw up” bersifat formal atau informal? Itu bersifat informal dan biasanya digunakan dalam percakapan santai.
  • Bisakah saya menggunakan “screw up” dalam tulisan? Ya, tapi lebih baik digunakan untuk tulisan informal seperti email atau pesan.
  • Apakah “screw up” bisa dipisah? Ya, kamu bisa meletakkan objek di antara “screw” dan “up” atau setelah “up.”
  • Apa saja sinonim dari “screw up”? Sinonimnya termasuk “mess up,” “blow it,” dan “botch.”

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.