Arti “Pour into sth” / Contoh / Cara Menggunakannya

Apa arti dari “Pour into sth”?

“Pour into sth” berarti menuangkan sejumlah besar cairan atau usaha langsung ke dalam sesuatu. Istilah ini sering merujuk pada pemindahan cairan atau mendedikasikan energi, uang, atau waktu untuk suatu tugas atau objek.

Pendahuluan

Frasa “pour into sth” adalah phrasal verb yang umum digunakan dalam bahasa Inggris sehari-hari maupun formal. Maknanya tergantung pada konteks, tetapi biasanya melibatkan pemindahan cairan atau menginvestasikan sumber daya seperti waktu, uang, atau usaha ke dalam sesuatu. Memahami arti “pour into sth” membantu pembelajar mengungkapkan tindakan yang berkaitan dengan memberikan atau mendedikasikan sesuatu secara jelas dan alami. Baik saat membicarakan menuangkan jus ke dalam gelas maupun menuangkan usaha ke dalam sebuah proyek, frasa ini menambah kejelasan dan ketepatan dalam komunikasi.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: Pour into sth (menuangkan sesuatu ke dalam sesuatu)
  • Tipe: Transitif
  • Tingkat: A2–B2
  • Arti singkat: Memindahkan cairan atau mengalokasikan sumber daya ke sesuatu

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Pour into sth” adalah phrasal verb transitif dan tidak dapat dipisahkan. Ini berarti objek (sth = sesuatu) selalu mengikuti frasa tersebut, dan Anda tidak dapat menempatkan objek di antara “pour” dan “into.”

Pola yang benar:

    Pour + something + into + something

Example: Pour water into the glass. (Tuangkan air ke dalam gelas.)

Bagaimana Cara Menggunakan “Pour into sth”?

Anda menggunakan “pour into sth” saat menggambarkan tindakan memindahkan cairan dari satu wadah ke wadah lain. Ungkapan ini juga berlaku secara metaforis ketika membicarakan tentang menginvestasikan usaha, uang, atau sumber daya ke dalam sebuah proyek atau aktivitas. Frasa ini membuat kalimat Anda menjadi lebih hidup dan spesifik.

Misalnya, Anda bisa mengatakan, “Dia menuangkan susu ke dalam mangkuk” atau “Dia menghabiskan banyak waktu untuk belajar bahasa Inggris.”

Contoh-contoh

Berikut beberapa kalimat alami yang menunjukkan cara menggunakan “pour into sth” dalam sebuah kalimat:

  • She poured the tea into the cups carefully. (Dia menuangkan teh ke dalam cangkir dengan hati-hati.)
  • We poured all our savings into renovating the house. (Kami menginvestasikan seluruh tabungan kami untuk merenovasi rumah.)
  • They poured water into the plants to help them grow. (Mereka menyiramkan air ke tanaman untuk membantu pertumbuhannya.)
  • The company poured a lot of money into research and development. (Perusahaan menginvestasikan banyak uang untuk penelitian dan pengembangan.)
  • He poured his energy into finishing the project on time. (Dia mencurahkan seluruh tenaganya untuk menyelesaikan proyek tepat waktu.)

Kesalahan Umum

Banyak pelajar bingung dengan urutan kata atau menggunakan frasa tersebut secara salah dengan memisahkan kata kerja dan preposisi. Berikut beberapa contohnya:

  • Incorrect: Pour the water the glass into.
  • Correct: Pour the water into the glass.
  • Incorrect: Pour into the glass the juice.
  • Correct: Pour the juice into the glass.

Ingat, “pour into” harus selalu tetap bersama, dan objek yang dituangkan harus langsung mengikuti kata “pour.”

Perbedaan / Sinonim

“Pour into sth” mirip dengan kata kerja seperti “fill,” “transfer,” atau frasa seperti “put into.” Namun, “pour into” secara khusus mengandung arti aliran cairan atau usaha yang terus-menerus.

  • Fill:: Berarti membuat sesuatu penuh tetapi tidak selalu menunjukkan tindakan yang mengalir.
  • Transfer:: Lebih umum dan dapat diterapkan pada barang non-cair.
  • Put into:: Lebih luas dan kurang spesifik tentang tindakan mengalir.

Contoh: Kamu menuangkan air ke dalam gelas, tapi kamu mengisi gelas dengan air. Kamu memindahkan uang ke rekening bank tapi “pour money into a project.”

Kolokasi Umum

Berikut adalah beberapa kata umum yang digunakan dengan “pour into,” yang membantu Anda memahami penggunaannya secara khas:

  • Pour water into – to transfer water into a container (Menuangkan air ke dalam – memindahkan air ke dalam wadah)
  • Pour milk into – to transfer milk into something (Menuangkan susu ke dalam – memindahkan susu ke dalam sesuatu)
  • Pour effort into – to dedicate effort or energy to a task (Menuangkan usaha ke dalam – mendedikasikan usaha atau energi untuk sebuah tugas)
  • Pour money into – to invest money in something (Mengucurkan uang ke – untuk menginvestasikan uang dalam sesuatu)
  • Pour resources into – to commit resources like time or energy (Mengalokasikan sumber daya ke – untuk menginvestasikan sumber daya seperti waktu atau energi)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari pour into sth:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan “pour into sth”:

Anna: Can you pour the juice into the glasses, please?
Anna: Bisakah kamu menuangkan jus ke dalam gelas-gelas itu, tolong?

Ben: Sure! Do you want me to pour more into the big glass?
Ben: Tentu! Apakah kamu ingin aku menuangkan lebih banyak ke dalam gelas besar?

Anna: Just enough to fill them halfway. Thanks!
Anna: Cukup untuk mengisinya sampai setengah. Terima kasih!

Ben: No problem. Also, I poured a lot of time into that report yesterday.
Ben: Tidak masalah. Selain itu, saya menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikan laporan itu kemarin.

Anna: I noticed! It looks great.
Anna: Aku perhatikan! Itu terlihat bagus sekali.

Latihan

Try filling in the blanks with the correct form of “pour into”:

  • She ________ the coffee ________ the cup carefully.
  • They ________ a lot of money ________ the new business.
  • Please ________ the water ________ the vase.
  • He ________ his energy ________ finishing the marathon.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Q: Apakah “pour into” bisa digunakan untuk hal yang bukan cairan?

    A: Ya, bisa digunakan secara kiasan untuk usaha, uang, atau sumber daya.

  • Q: Apakah “pour into” dapat dipisahkan?

    A: Tidak, frasa kerja “pour into” tidak dapat dipisahkan; objek harus ditempatkan setelah seluruh frasa.

  • Q: Apa perbedaan antara “pour into” dan “fill with”?

    A: “Pour into” menggambarkan tindakan menuangkan cairan, sedangkan “fill with” menggambarkan keadaan sudah penuh.

  • Q: Apakah “pour into” bisa digunakan dalam bentuk lampau?

    A: Ya, misalnya, “She poured water into the bowl.”

  • Q: Apakah “pour into” bersifat formal atau informal?

    A: Itu bisa digunakan dalam konteks formal maupun informal tergantung pada kalimatnya.

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.