Apa arti dari “Pass sth down”?
“Pass sth down” berarti memberikan sesuatu dari satu orang ke orang lain, biasanya dari generasi yang lebih tua ke generasi yang lebih muda. Istilah ini sering merujuk pada tradisi, pengetahuan, atau barang fisik.
Pendahuluan
Frasa “pass sth down” adalah phrasal verb yang umum dalam bahasa Inggris. Frasa ini menggambarkan tindakan mentransfer sesuatu, seperti keterampilan, cerita, atau benda, dari satu orang ke orang lain, seringkali dalam keluarga atau komunitas. Memahami makna pass sth down membantu pembelajar berbicara tentang warisan, budaya, dan pewarisan dalam percakapan sehari-hari. Frasa ini berguna saat membahas bagaimana nilai-nilai, kenangan, atau kepemilikan berpindah antar generasi. Ini dapat diterapkan pada hal-hal yang berwujud seperti perhiasan atau resep, maupun hal-hal yang tidak berwujud seperti kebiasaan atau kebijaksanaan.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: pass something down
- Tipe: transitif
- Tingkat: B1 (Menengah)
- Arti singkat: memberikan atau menyerahkan sesuatu dari orang yang lebih tua kepada orang yang lebih muda.
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Pass sth down” adalah phrasal verb yang dapat dipisah. Ini berarti Anda dapat menempatkan objek di antara “pass” dan “down” atau setelah “down.”
- Pass something down (Pass something down)
- Pass down something (Mewariskan sesuatu)
Contoh:
- She passed her grandmother’s necklace down to her daughter. (Dia mewariskan kalung neneknya kepada putrinya.)
- He passed down the family recipes to his children. (Dia mewariskan resep keluarga kepada anak-anaknya.)
Bagaimana Cara Menggunakan “Pass sth down”?
Gunakan “pass sth down” saat membicarakan tentang mentransfer barang, pengetahuan, atau tradisi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ini bisa merujuk pada benda fisik seperti pakaian atau pusaka, atau hal-hal tak berwujud seperti keterampilan, cerita, atau nilai-nilai. Frasa kerja ini biasanya diikuti oleh objek langsung (sesuatu yang diteruskan).
Contoh-contoh
Berikut beberapa contoh alami penggunaan “pass sth down” dalam kalimat untuk membantu Anda memahami penggunaannya:
- My parents passed down their love of music to me. (Orang tua saya mewariskan kecintaan mereka terhadap musik kepada saya.)
- The old watch was passed down from my grandfather. (Jam tangan tua itu diwariskan dari kakek saya.)
- Stories about our family history have been passed down for generations. (Cerita tentang sejarah keluarga kami telah diwariskan dari generasi ke generasi.)
- She passed down her knitting skills to her granddaughter. (Dia mewariskan keterampilan merajutnya kepada cucunya.)
- The tradition of celebrating this festival was passed down through the years. (Tradisi merayakan festival ini diwariskan dari generasi ke generasi.)
Kesalahan Umum
Terkadang pelajar bingung dengan frasa “pass sth down” atau salah menempatkan objeknya. Berikut beberapa contohnya:
- Incorrect: He passed down to me his old books.
- Correct: He passed his old books down to me.
- Incorrect: We pass down the story to our children every year.
- Correct: We pass the story down to our children every year.
Ingat, objek harus ditempatkan baik di antara kata “pass” dan “down” atau setelah kata “down.”
Perbedaan / Sinonim
Frasa lain seperti “hand down” dan “give away” mungkin terlihat mirip tetapi memiliki penggunaan yang berbeda.
- Pass down: menekankan warisan atau tradisi, sering kali lintas generasi.
- Hand down: sangat dekat maknanya dan sering digunakan secara bergantian dengan “pass down.”
- Give away: berarti mentransfer kepemilikan tetapi tanpa gagasan tentang warisan atau tradisi.
Misalnya: “Resep keluarga itu diturunkan dari nenek saya” terdengar sangat alami, sementara “gave away” tidak akan menunjukkan warisan.
Kolokasi Umum
Saat menggunakan “pass sth down,” beberapa objek dan ide yang sering muncul bersama frasa ini adalah:
- Pass down knowledge – to teach or share information (Mewariskan pengetahuan – untuk mengajarkan atau berbagi informasi)
- Pass down traditions – to keep customs alive (Mewariskan tradisi – untuk menjaga adat tetap hidup)
- Pass down stories – to share family history or legends (Pass down cerita – untuk berbagi sejarah keluarga atau legenda)
- Pass down heirlooms – valuable family possessions (Pass down barang pusaka – harta keluarga yang berharga)
- Pass down skills – to teach abilities or crafts (Mewariskan keterampilan – mengajarkan kemampuan atau kerajinan tangan)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari pass sth down:
Dialog Kehidupan Nyata
Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan “pass sth down” secara alami:
Anna: Did your grandma teach you how to cook that dish?
Anna: Apakah nenekmu mengajarkan cara memasak hidangan itu kepadamu?
Ben: Yes, she passed down the recipe to my mom, and now she’s passing it down to me.
Ben: Ya, dia mewariskan resep itu kepada ibuku, dan sekarang dia meneruskannya kepadaku.
Anna: That’s great! It’s nice to keep family traditions alive.
Anna: Itu luar biasa! Menjaga tradisi keluarga tetap hidup memang menyenangkan.
Latihan
Try to complete the sentences with the correct form of “pass sth down”:
- My uncle ____ his old guitar ____ to me last year.
- Families often ____ their customs ____ through stories.
- The necklace was ____ down from my grandmother.
- She wants to ____ her knowledge of gardening ____ to her children.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Q: Apakah “pass sth down” bisa digunakan untuk hal-hal yang tidak berwujud fisik?
A: Ya, itu bisa digunakan untuk tradisi, pengetahuan, atau cerita.
- Q: Apakah “pass down” dapat dipisah atau tidak dapat dipisah?
A: Itu dapat dipisah; Anda bisa menempatkan objek di antara “pass” dan “down” atau setelah “down.”
- Q: Apa perbedaan antara “pass down” dan “hand down”?
A: Keduanya sangat mirip dan sering bisa dipertukarkan, keduanya berarti mentransfer sesuatu ke generasi berikutnya.
- Q: Bisakah Anda menggunakan “pass down” dalam tulisan formal?
A: Ya, terutama saat membahas warisan atau tradisi.
- Q: Apakah “pass down” selalu mengacu pada hubungan keluarga?
A: Biasanya iya, tapi juga bisa merujuk pada tradisi budaya atau komunitas.

