Arti dan Contoh “Sign sb off”: Cara Menggunakan Phrasal Verb Ini

Apa arti dari “Sign sb off”?

“Sign sb off” berarti secara resmi menyetujui atau mengonfirmasi bahwa seseorang telah menyelesaikan tugas, atau memberikan izin bagi seseorang untuk berhenti bekerja, seringkali karena alasan kesehatan.

Pendahuluan

Frasa kerja “sign sb off” sering digunakan di tempat kerja dan lingkungan kesehatan. Istilah ini merujuk pada tindakan secara resmi menyetujui bahwa seseorang telah menyelesaikan pekerjaannya atau diizinkan untuk cuti, terutama karena sakit. Memahami arti “sign sb off” membantu pembelajar menggunakannya dengan tepat dalam berbagai konteks. Ungkapan ini berguna saat membicarakan manajer yang menyetujui tugas atau dokter yang memberikan cuti medis.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: sign somebody off
  • Tipe: transitif
  • Tingkat: B2
  • Arti singkat: secara resmi menyetujui atau memberi izin kepada seseorang untuk berhenti bekerja

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Sign sb off” adalah phrasal verb transitif dan dapat dipisah. Anda dapat menempatkan objek (sb) di antara “sign” dan “off” atau setelah seluruh phrasal verb tersebut.

  • sign somebody off (menandatangani pelepasan seseorang)
  • sign off somebody (menandatangani pelepasan seseorang)

Contoh pola:

  • Sign the employee off for sick leave. (Tandatangani cuti sakit untuk karyawan tersebut.)
  • The manager signed him off after the project was done. (Manajer menandatanganinya setelah proyek selesai.)

Bagaimana cara menggunakan “Sign sb off”?

Gunakan “sign sb off” ketika seseorang yang berwenang menyetujui atau mengonfirmasi bahwa seseorang dapat berhenti bekerja atau telah menyelesaikan tugas. Istilah ini sering terkait dengan cuti medis atau persetujuan akhir dalam lingkungan profesional. Biasanya digunakan untuk orang (sb), bukan benda.

Contoh-contoh

Di rumah sakit, seorang dokter mungkin akan menandatangani pasien untuk istirahat dari pekerjaan agar bisa pulih sepenuhnya. Di tempat kerja, seorang pengawas mungkin akan menandatangani seorang karyawan setelah menyelesaikan tugas mereka.

  • The doctor signed her off for two weeks after surgery. (Dokter memberinya izin istirahat selama dua minggu setelah operasi.)
  • My boss signed me off once I completed the report. (Atasanku memberiku izin tidak masuk setelah aku menyelesaikan laporan tersebut.)
  • They signed him off sick because he had the flu. (Mereka memberinya izin sakit karena dia terkena flu.)
  • After the inspection, the inspector signed the technician off. (Setelah pemeriksaan, pemeriksa menyatakan teknisi tersebut telah selesai dan memenuhi syarat.)
  • Can you sign me off for the day? I’m feeling unwell. (Bisakah Anda mengizinkan saya pulang hari ini? Saya merasa tidak enak badan.)

Contoh-contoh ini menunjukkan cara menggunakan “sign sb off in a sentence” secara alami.

Kesalahan Umum

Terkadang pelajar bingung antara “sign sb off” dengan “sign off” (tanpa objek). Ingat, “sign sb off” membutuhkan orang sebagai objeknya.

  • Incorrect: The manager signed off the report. (This means something different.)
  • Correct: The manager signed me off after my work was done.
  • Incorrect: She signed off sick. (Missing object, should be “signed herself off” or “was signed off.”)
  • Correct: The doctor signed her off sick.

Perbedaan / Sinonim

Berbeda dengan “sign off,” yang berarti menyelesaikan atau menyetujui sesuatu secara umum (tanpa objek langsung), “sign sb off” selalu melibatkan seseorang. Frasa serupa termasuk “authorize leave” atau “approve time off,” tetapi ini lebih formal.

Sebagai contoh:

  • “Sign off” = menyelesaikan atau menyetujui sebuah dokumen atau siaran.
  • “Sign sb off” = menyetujui ketidakhadiran atau penyelesaian seseorang.

Kolokasi Umum

Orang sering menggunakan “sign sb off” dengan istilah yang berkaitan dengan pekerjaan dan kesehatan. Berikut adalah objek umum yang digunakan:

  • Signed off sick: approved time off for illness (Izin sakit: waktu cuti yang disetujui karena sakit)
  • Signed off work: allowed to stop working (Selesai bekerja: diizinkan untuk berhenti bekerja)
  • Signed off project: approved completion of a task (less common) (Proyek yang telah Signed off: persetujuan penyelesaian tugas (kurang umum))
  • Signed off leave: approved vacation or time away (Cuti yang sudah disetujui: liburan atau waktu istirahat yang telah disetujui)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari sign sb off:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan “sign sb off”:

Employee: I’ve been feeling unwell for a few days.
Karyawan: Saya sudah merasa tidak enak badan selama beberapa hari.

Doctor: I will sign you off for a week so you can rest.
Dokter: Saya akan memberikan surat izin tidak masuk selama seminggu agar Anda bisa beristirahat.

Employee: Thank you, I’ll inform my manager.
Karyawan: Terima kasih, saya akan memberitahu manajer saya.

Latihan

Try to complete the sentence with the correct form of “sign sb off”:

  • The doctor __________ me __________ after my surgery.
  • My supervisor __________ me __________ for completing the training.
  • She was feeling sick, so the nurse __________ her __________ for two days.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Q: Apa arti “sign sb off”?

    A: Itu berarti secara resmi menyetujui bahwa seseorang dapat berhenti bekerja atau mengambil cuti.

  • Q: Apakah “sign sb off” dapat dipisah?

    A: Ya, Anda bisa menempatkan orang tersebut di antara “sign” dan “off” atau setelah phrasal verb tersebut.

  • Q: Apakah “sign sb off” bisa digunakan untuk dokumen?

    A: Tidak, itu digunakan untuk orang, bukan benda.

  • Q: Apa perbedaan antara “sign off” dan “sign sb off”?

    “Sign off” berarti menyelesaikan atau menyetujui sesuatu; “sign sb off” berarti menyetujui cuti atau penyelesaian seseorang.

  • Q: Apakah seorang manajer bisa sign an employee off sakit?

    Biasanya, hanya dokter yang bisa sign someone off sakit, tapi manajer bisa menyetujui cuti.

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.