Apa arti dari “Fuck sth up”?
“Fuck sth up” berarti membuat kesalahan serius atau menyebabkan sesuatu gagal atau rusak. Ini adalah ungkapan santai yang sering kuat digunakan untuk menggambarkan kekacauan yang parah.
Pendahuluan
Frasa “fuck sth up” adalah phrasal verb informal bahasa Inggris yang umum digunakan untuk menyatakan merusak atau menggagalkan sesuatu, sering kali karena melakukan kesalahan. Ungkapan ini dipakai dalam percakapan sehari-hari untuk mengekspresikan frustrasi atau kekecewaan ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana. “Sth” dalam “fuck sth up” adalah singkatan dari “something,” yang berarti Anda bisa menggantinya dengan kata benda apa pun. Memahami arti “fuck sth up” membantu pembelajar mengerti bagaimana penutur asli berbicara tentang kesalahan atau kegagalan secara santai. Meskipun mengandung bahasa kasar, ungkapan ini banyak digunakan dalam percakapan informal, film, dan musik. Panduan ini akan membantu Anda belajar cara menggunakan “fuck sth up” dengan benar, melihat contoh-contohnya, dan menghindari kesalahan umum.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: fuck something up
- Tipe: transitif
- Tingkat: B2–C1 (informal, bahasa kasar)
- Makna singkat: merusak atau merusakkan sesuatu karena melakukan kesalahan
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Fuck sth up” adalah phrasal verb yang bisa dipisah, artinya objek (sesuatu) bisa diletakkan di antara “fuck” dan “up” atau setelah “up.”
-
Subject + fuck + something + up (e.g., I fucked the plan up.)
Subject + fuck + up + something (less common but possible, e.g., I fucked up the plan.)
Seringkali, dalam percakapan sehari-hari, orang mengatakan “fuck up something” atau hanya “fuck up” ketika objeknya sudah jelas dari konteks.
Bagaimana cara menggunakan “Fuck sth up”?
Gunakan “fuck sth up” ketika Anda ingin menggambarkan bahwa seseorang membuat kesalahan besar atau menyebabkan masalah. Ungkapan ini informal dan kuat, jadi hindari menggunakannya dalam situasi formal. Anda bisa mengganti “sth” dengan kata benda apa pun, seperti “project,” “plan,” “relationship,” atau “task.”
Misalnya:
- I really fucked up the presentation yesterday. (Saya benar-benar membuat kekacauan dalam presentasi kemarin.)
- She fucked up her chances by arriving late. (Dia merusak kesempatannya dengan datang terlambat.)
Contoh-contoh
Ketika kamu ingin mengatakan seseorang membuat kesalahan besar, kamu bisa menggunakan “fuck sth up” secara alami dalam percakapan. Berikut beberapa contohnya:
- He forgot the tickets and totally fucked up our trip. (Dia lupa membawa tiket dan benar-benar merusak perjalanan kita.)
- Don’t fuck up the report; the boss needs it by noon. (Jangan sampai kamu merusak laporan itu; bos membutuhkannya sebelum tengah hari.)
- We fucked up the order and sent the wrong product. (Kami membuat kesalahan dalam pesanan dan mengirim produk yang salah.)
- She felt like she fucked up the whole project. (Dia merasa seperti telah merusak seluruh proyek itu.)
- Fuck sth up in a sentence: “If you fuck up this test, you might fail the course.” (Jika kamu membuat kesalahan besar dalam ujian ini, kamu mungkin akan gagal dalam mata kuliah tersebut.)
Kesalahan Umum
Banyak pelajar bingung dengan urutan kata atau menggunakan frasa ini dalam situasi formal. Berikut beberapa kesalahan umum:
- Incorrect: I fucked up badly the meeting.
- Correct: I fucked up the meeting badly.
- Incorrect: Please do not fuck up in the office (too informal for work).
- Correct: Please do not make a mistake in the office (formal).
Perbedaan / Sinonim
“Fuck sth up” lebih kuat daripada frasa serupa seperti “mess up,” “screw up,” atau “blow it.” Meskipun semuanya berarti melakukan kesalahan, “fuck up” lebih intens dan sering mengungkapkan frustrasi atau kemarahan.
- Mess up:: informal, kurang kuat, misalnya, “Saya salah bikin resepnya.”
- Screw up:: Dia nge-fuck up presentasinya.
- Blow it:: Dia nyia-nyiain kesempatan buat menang.
Gunakan “fuck up” ketika Anda ingin menekankan keseriusan kesalahan tersebut.
Kolokasi Umum
Berikut beberapa kata umum yang digunakan dengan “fuck up” untuk menggambarkan apa yang rusak atau hancur:
- Plan: to make a plan fail (Rencana: untuk membuat sebuah rencana gagal)
- Project: to ruin a project (Proyek: untuk merusak sebuah proyek)
- Relationship: to damage a relationship (Hubungan: merusak sebuah hubungan)
- Job: to fail at work tasks (Pekerjaan: gagal dalam tugas pekerjaan)
- Test/Exam: to do badly on a test (Ujian: mendapatkan nilai buruk pada ujian)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari fuck sth up:
Dialog Kehidupan Nyata
Mari kita lihat bagaimana “fuck sth up” muncul dalam percakapan alami:
Anna: Did you finish the presentation?
Anna: Apakah kamu sudah menyelesaikan presentasinya?
Mark: Yeah, but I think I fucked it up. I forgot half the data.
Mark: Ya, tapi saya rasa saya sudah membuat kekacauan. Saya lupa setengah data.
Anna: Don’t worry, we can fix it before the meeting.
Anna: Jangan khawatir, kita bisa memperbaikinya sebelum pertemuan.
Latihan
Try to complete the sentences with the correct form of “fuck up”:
- He really ______ the project by missing the deadline.
- Don’t ______ the interview; be confident!
- We ______ the order, so we need to send a replacement.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apakah “fuck sth up” bersifat formal?
Tidak, itu sangat tidak formal dan mengandung bahasa kasar. Hindari menggunakannya dalam konteks formal.
- Bisakah saya menggunakan “fuck up” tanpa objek?
Ya, kamu bisa mengatakan “I fucked up” ketika kesalahan sudah jelas dari konteks.
- Apa arti “sth” dalam “fuck sth up”?
“Sth” berarti “sesuatu.” Kamu menggantinya dengan sebuah kata benda.
- Apakah “fuck up” sama dengan “mess up”?
Mereka memiliki makna yang mirip, tapi “fuck up” lebih kuat dan kasar.
- Bisakah saya menggunakan “fuck up” untuk menggambarkan orang?
Ya, tapi biasanya itu tentang tindakan atau kesalahan mereka, bukan orangnya secara langsung.

