Arti dan Contoh “Worry at sth”: Cara Menggunakan Phrasal Verb Ini

Apa arti dari “Worry at sth”?

“Worry at sth” berarti terus memikirkan suatu masalah atau kesulitan, seringkali dengan cara yang menunjukkan kekhawatiran atau kecemasan. Itu juga bisa berarti bekerja dengan tekun pada suatu tugas atau masalah.

Pendahuluan

Frasa kerja majemuk “worry at sth” sering digunakan untuk menggambarkan tindakan memikirkan atau menangani suatu masalah secara berulang-ulang. Frasa ini sering mengandung makna kekhawatiran atau rasa tidak nyaman terhadap sesuatu. Ungkapan ini juga dapat menunjukkan usaha yang gigih, seperti bekerja dengan tekun pada suatu tantangan. Memahami makna “worry at sth” membantu pembelajar mengungkapkan emosi dan tindakan yang berkaitan dengan kecemasan atau usaha terus-menerus dengan jelas. Frasa ini berguna baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan ketika Anda ingin menggambarkan fokus mental atau kerja keras yang konsisten pada suatu masalah.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: worry at something
  • Tipe: transitif
  • Tingkat: B2
  • Arti singkat: terus memikirkan suatu masalah atau bekerja dengan tekun pada sesuatu

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Worry at sth” adalah phrasal verb transitif dan tidak dapat dipisahkan. Ini berarti Anda tidak dapat menempatkan objek di antara “worry” dan “at.”

  • Correct: She worries at the problem every day. (Dia terus-menerus memikirkan masalah itu setiap hari.)
  • Incorrect: She worries the problem at every day. (Salah: Dia “worry at” masalah itu setiap hari.)

Pola:

    Subject + worry(s) + at + object

Bagaimana cara menggunakan “Worry at sth”?

Gunakan “worry at sth” ketika Anda ingin menggambarkan seseorang yang terus-menerus memikirkan atau menangani suatu masalah. Ungkapan ini juga cocok untuk menggambarkan upaya yang gigih terhadap suatu tugas, terutama ketika tugas tersebut sulit atau membuat frustrasi.

Ini sering digunakan dalam bahasa Inggris formal dan informal untuk mengungkapkan baik kecemasan maupun ketekunan.

Contoh-contoh

Berikut beberapa contoh untuk membantu Anda memahami cara menggunakan “worry at sth” dalam sebuah kalimat:

  • She worries at the details of her report every night before submitting it. (Dia selalu cemas memeriksa setiap detail laporan sebelum mengumpulkannya setiap malam.)
  • The engineer worried at the design problem until he found a solution. (Insinyur itu terus memikirkan masalah desain hingga dia menemukan solusinya.)
  • Instead of worrying at your mistakes, focus on how to improve. (Daripada terus-menerus mengkhawatirkan kesalahanmu, fokuslah pada cara memperbaikinya.)
  • He kept worrying at the idea until it finally made sense. (Dia terus-menerus memikirkan ide itu sampai akhirnya menjadi masuk akal.)
  • Don’t worry at things beyond your control. (Jangan khawatirkan hal-hal yang di luar kendalimu.)

Kesalahan Umum

Banyak pelajar bingung dengan urutan kata atau mencoba memisahkan phrasal verb secara salah. Berikut beberapa kesalahan umum:

  • Incorrect: She worries the problem at every day.
  • Correct: She worries at the problem every day.
  • Incorrect: He is worrying it at nonstop.
  • Correct: He is worrying at it nonstop.

Perbedaan / Sinonim

“Worry at sth” mirip dengan frasa seperti “worry about sth” dan “work on sth,” tetapi ada perbedaannya:

  • Worry about sth:: Berfokus pada kecemasan atau kekhawatiran.
  • Worry at sth:: Menekankan pemikiran atau usaha yang terus-menerus.
  • Work on sth:: Berfokus sepenuhnya pada usaha tanpa keterlibatan emosional.

Misalnya, “She worries about her exam” berarti dia merasa cemas, sementara “She worries at her exam questions” berarti dia terus-menerus berusaha menyelesaikannya.

Kolokasi Umum

Orang sering menggunakan “worry at” dengan masalah, tugas, atau ide. Berikut beberapa objek yang umum:

  • Problem: a difficulty or issue to solve (Masalah: sebuah kesulitan atau persoalan yang harus diselesaikan)
  • Task: a piece of work to complete (Tugas: sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan)
  • Idea: a thought or plan to consider (Ide: sebuah pemikiran atau rencana untuk dipertimbangkan)
  • Question: a matter requiring an answer (Pertanyaan: suatu hal yang memerlukan jawaban)
  • Issue: a point of discussion or concern (Masalah: suatu hal yang menjadi bahan diskusi atau perhatian)

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan “worry at sth”:

Anna: I’ve been worrying at this problem all day, but I can’t find the answer.
Anna: Saya sudah memikirkan masalah ini sepanjang hari, tapi saya tidak bisa menemukan jawabannya.

Ben: Maybe take a break. Sometimes stepping away helps.
Ben: Mungkin istirahat sejenak. Kadang menjauh sejenak bisa membantu.

Anna: You’re right. I’ll come back to it later with fresh eyes.
Anna: Kamu benar. Aku akan kembali mengerjakannya nanti dengan pandangan yang lebih segar.

Latihan

Try filling in the blanks with the correct form of “worry at sth”:

  • She __________ (worry) at the design until it was perfect.
  • Don’t __________ (worry) at things you cannot change.
  • He’s been __________ (worry) at the problem all morning.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Apa arti dari “worry at sth”? Itu berarti terus memikirkan suatu masalah atau bekerja dengan tekun pada sesuatu.
  • Apakah “worry at sth” dapat dipisah? Tidak, itu tidak dapat dipisah; objek harus ditempatkan setelah “worry at.”
  • Bisakah saya menggunakan “worry at” untuk usaha yang positif? Ya, itu bisa menggambarkan kerja yang gigih, bukan hanya kecemasan.
  • Apakah “worry about” sama dengan “worry at”? Tidak, “worry about” lebih menekankan pada kecemasan, sedangkan “worry at” mencakup usaha yang terus-menerus.
  • Tingkat apa yang cocok untuk “worry at sth”? Umumnya cocok untuk pelajar tingkat menengah ke atas (level B2).

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.