Apa arti dari “Tough sb out”?
“Tough sb out” berarti bertahan dalam situasi atau masa sulit tanpa menyerah. Istilah ini sering merujuk pada tetap kuat menghadapi tantangan.
Pendahuluan
Frasa kerja “tough sb out” sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menghadapi masa sulit dengan tetap tegar dan tangguh. Ketika Anda “tough someone out,” Anda mendorong mereka atau diri sendiri untuk menahan rasa sakit, stres, atau kesulitan sampai situasinya membaik. Memahami arti tough sb out membantu dalam percakapan sehari-hari maupun di lingkungan profesional, terutama saat membahas ketekunan atau daya tahan. Ungkapan ini berguna untuk menjelaskan bagaimana orang berhasil bertahan atau mengatasi pengalaman yang tidak nyaman atau menuntut.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: tough somebody out
- Jenis: transitif
- Tingkat: B2
- Arti singkat: bertahan dalam situasi sulit tanpa menyerah
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Tough sb out” adalah phrasal verb transitif, artinya membutuhkan objek (seseorang) setelahnya.
- Separable: Yes, you can say “tough him out” or “tough out him,” but the first is more common. (Dapat dipisah: Ya, Anda bisa mengatakan “tough him out” atau “tough out him,” tetapi yang pertama lebih umum.) Pattern: tough + somebody + out
Example: She toughed him out during the stressful project. (Dia Tough him out selama proyek yang penuh tekanan itu.)
Bagaimana cara menggunakan Tough sb out?
Gunakan “tough sb out” saat membicarakan tentang mendorong seseorang untuk tetap kuat atau saat menggambarkan bagaimana seseorang bertahan dalam kondisi sulit. Istilah ini bisa digunakan dalam konteks pribadi maupun profesional.
Sering kali ini mengacu pada kekuatan emosional atau mental, tetapi juga bisa merujuk pada ketahanan fisik.
Contoh-contoh
Ketika teman saya sedang mengalami masa sulit, saya menyuruhnya untuk tough it out. Tough sb out dalam sebuah kalimat sering menunjukkan dukungan atau menggambarkan ketekunan.
- He toughed out the cold winter without complaining. (Dia bertahan menghadapi musim dingin yang keras tanpa mengeluh.)
- The team toughed out the tough match despite injuries. (Tim itu bertahan menghadapi pertandingan yang sulit meskipun mengalami cedera.)
- She toughed her kids out during the long hike. (Dia membiarkan anak-anaknya bertahan dengan gigih selama pendakian yang panjang.)
- Sometimes, you just have to tough yourself out in difficult jobs. (Terkadang, kamu harus kuat dan bertahan dalam pekerjaan yang sulit.)
- They toughed the company out through the financial crisis. (Mereka bertahan menghadapi krisis keuangan hingga perusahaan tetap berdiri.)
Kesalahan Umum
Orang sering bingung antara “tough sb out” dengan “tough it out,” yang merupakan versi intransitif. Menggunakan bentuk yang salah bisa terdengar tidak alami.
- Incorrect: I tough it out the pain.
- Correct: I toughed out the pain.
- Incorrect: She toughed him out the challenge.
- Correct: She toughed him out during the challenge.
Perbedaan / Sinonim
“Tough sb out” berbeda dengan “tough it out” karena yang pertama memerlukan objek, sedangkan yang kedua tidak.
Kata kerja serupa meliputi:
- Endure:: Lebih formal, berarti mengalami atau menanggung sesuatu dengan sabar.
- Stick it out:: Informal, berarti melanjutkan meskipun sulit.
- Hang in there:: Digunakan sebagai dorongan untuk terus bertahan.
“Tough sb out” secara khusus menyoroti tindakan membuat seseorang tetap kuat atau bertahan.
Kolokasi Umum
Kami sering menggunakan “tough sb out” dengan kata-kata yang berkaitan dengan kesulitan atau perjuangan. Berikut adalah objek-objek yang umum:
- Storm: To endure a difficult situation (e.g., tough him out through the storm). (Badai: Menghadapi situasi sulit (misalnya, tough him out through the storm).)
- Challenge: A difficult task or problem. (Tantangan: Tugas atau masalah yang sulit.)
- Pain: Physical or emotional suffering. (Sakit: Penderitaan fisik atau emosional.)
- Hardship: Difficult conditions or times. (Kesulitan: Kondisi atau masa yang sulit.)
- Situation: Any tough circumstance. (Situasi: Kondisi yang sulit.)
Dialog Kehidupan Nyata
Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan “tough sb out”:
Anna: John looks really tired after the long trip.
Anna: John terlihat sangat lelah setelah perjalanan yang panjang.
Mark: Yeah, but he toughed himself out. He didn’t complain once.
Mark: Ya, tapi dia bertahan dengan kuat. Dia tidak mengeluh sekali pun.
Berlatih
Fill in the blanks with the correct form of “tough sb out”:
- Even though the project was difficult, she _______ it _______ until the end.
- The coach told the players to _______ the tough season _______.
- He had to _______ the pain _______ during the race.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Q: Apakah “tough sb out” bersifat formal atau informal?
A: Itu sebagian besar informal tetapi juga bisa digunakan dalam konteks formal.
- Q: Bisakah saya menggunakan “tough it out” sebagai pengganti “tough sb out”?
A: “Tough it out” adalah intransitif dan tidak memerlukan objek; sedangkan “tough sb out” membutuhkan objek.
- Q: Apa arti “sb” dalam “tough sb out”?
A: “Sb” adalah singkatan dari “somebody,” yang berarti seseorang.
- Q: Apakah “tough sb out” bisa digunakan untuk ketahanan fisik dan emosional?
A: Ya, itu berlaku untuk situasi fisik maupun emosional.
- Q: Apakah “tough sb out” umum digunakan dalam bahasa Inggris sehari-hari?
A: Itu kurang umum dibandingkan dengan “tough it out” tetapi masih digunakan, terutama dalam konteks motivasi.

