Apa arti dari “Throw sth aside”?
“Throw sth aside” berarti membuang atau menolak sesuatu, baik secara fisik maupun mental, seringkali dengan cepat atau tanpa banyak pertimbangan.
Pendahuluan
Frasa kerja “throw sth aside” sering digunakan dalam bahasa Inggris sehari-hari. Ini bisa merujuk pada tindakan membuang sesuatu secara fisik, seperti sampah atau barang-barang lama. Frasa ini juga bisa berarti berhenti mempertimbangkan suatu ide, perasaan, atau rencana. Memahami arti “throw sth aside” membantu Anda mengungkapkan tindakan membuang atau mengabaikan sesuatu dengan cara yang alami. Ungkapan ini berguna dalam berbagai situasi, mulai dari percakapan santai hingga diskusi formal. Mempelajari cara menggunakannya dengan benar dapat meningkatkan kefasihan Anda dan membuat bahasa Inggris Anda terdengar lebih alami.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: throw sth aside (membuang sesuatu ke samping)
- Tipe: Transitif
- Tingkat: B1 (Menengah)
- Makna singkat: Membuang atau menolak sesuatu secara fisik atau mental
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Throw sth aside” adalah phrasal verb yang dapat dipisah. Ini berarti Anda dapat menempatkan objek di antara “throw” dan “aside” atau setelah “aside.”
-
Throw + object + aside
Example: She threw her old clothes aside. Throw aside + object
Example: He threw aside his doubts.
Catatan: Saat menggunakan kata ganti sebagai objek, kata tersebut harus ditempatkan di antara kata kerja dan “aside.” Contohnya: Throw it aside, bukan throw aside it.
Bagaimana cara menggunakan “Throw sth aside”?
Anda bisa menggunakan “throw sth aside” untuk membicarakan tentang menyingkirkan barang fisik atau meninggalkan ide dan perasaan. Ungkapan ini sering kali mengandung makna tindakan yang cepat atau tegas. Misalnya, Anda mungkin melemparkan sebuah buku yang tidak ingin Anda baca lagi atau melepaskan kekhawatiran untuk fokus pada sebuah tugas.
Frasa kerja ini cocok digunakan dalam konteks formal maupun informal. Frasa ini menambahkan emosi atau penekanan saat menggambarkan penolakan atau pengabaian.
Contoh-contoh
Berikut beberapa contoh untuk membantu Anda memahami cara menggunakan “throw sth aside” dalam sebuah kalimat:
- After the meeting, she threw aside her notes and relaxed. (Setelah pertemuan, dia membuang catatannya dan bersantai.)
- He threw aside his fears and gave the speech confidently. (Dia menyingkirkan rasa takutnya dan memberikan pidato dengan percaya diri.)
- Don’t throw aside your dreams too quickly. (Jangan terlalu cepat mengabaikan impianmu.)
- They threw aside the old furniture to make space for new ones. (Mereka membuang perabotan lama untuk memberi ruang bagi yang baru.)
- Sometimes, you need to throw aside distractions to focus better. (Terkadang, kamu perlu mengesampingkan gangguan agar bisa lebih fokus.)
Kesalahan Umum
Banyak pelajar bingung dengan posisi objek dalam phrasal verbs. Misalnya, mereka mungkin berkata:
- Incorrect: Throw aside it.
- Correct: Throw it aside.
Ingat, ketika objeknya adalah kata ganti, letakkan di antara kata “throw” dan “aside.”
Perbedaan / Sinonim
“Throw sth aside” mirip dengan “throw away” dan “discard.” Namun, “throw away” biasanya berarti secara fisik membuang sesuatu, sedangkan “throw aside” juga bisa berarti menolak sebuah ide atau perasaan secara mental.
Misalnya:
- Buang sampahnya
- Singkirkan kekhawatiranmu (penolakan mental)
Sinonim lain adalah “set aside,” tetapi ini biasanya berarti menyimpan atau menghemat sesuatu, jadi maknanya berbeda.
Kolokasi Umum
Berikut adalah benda-benda umum yang bisa Anda gunakan dengan “throw sth aside” beserta artinya:
- Throw aside doubts: stop worrying (Singkirkan keraguan: berhenti khawatir)
- Throw aside fears: overcome fear (Singkirkan ketakutan: atasi rasa takut)
- Throw aside books: physically discard books (Membuang buku: secara fisik membuang buku)
- Throw aside plans: cancel or reject plans (Membuang rencana: membatalkan atau menolak rencana)
- Throw aside advice: ignore suggestions (Abaikan saran: abaikan masukan)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari throw sth aside:
Dialog kehidupan nyata
Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan “throw sth aside”:
Anna: I’m worried about the exam tomorrow.
Anna: Aku khawatir tentang ujian besok.
Ben: Don’t stress. Just throw aside your fears and focus on what you know.
Ben: Jangan stres. Singkirkan rasa takutmu dan fokuslah pada apa yang kamu ketahui.
Anna: You’re right. I’ll try to do that.
Anna: Kamu benar. Aku akan mencoba melakukannya.
Latihan
Try to complete the sentence with the correct form of “throw sth aside”:
- She decided to ________ her old shoes because they were worn out.
- It’s time to ________ your doubts and try something new.
- He didn’t want to ________ the advice he got from his teacher.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa arti dari “throw sth aside”? Itu berarti membuang atau menolak sesuatu secara fisik atau mental.
- Apakah “throw sth aside” dapat dipisah? Ya, Anda dapat memisahkan objek dari kata kerja dan partikel.
- Bisakah saya menggunakan “throw aside” untuk perasaan? Ya, itu sering digunakan untuk menggambarkan mengabaikan atau menolak perasaan atau pikiran.
- Apakah “throw sth aside” bersifat informal? Ungkapan ini dapat digunakan dalam konteks formal maupun informal.
- Apa kesalahan umum dengan phrasal verb ini? Meletakkan kata ganti setelah “aside” alih-alih di antara “throw” dan “aside.”

