Arti, Contoh & Cara Menggunakan “Starve sb into doing sth”

Apa arti dari “Starve sb into doing sth”?

“Starve sb into doing sth” berarti memaksa seseorang melakukan sesuatu dengan menahan makanan atau kebutuhan dasar sampai mereka setuju.

Pendahuluan

Frasa “Starve sb into doing sth” adalah ungkapan kuat yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang ditekan atau dipaksa untuk bertindak karena mereka kekurangan makanan atau sumber daya penting. Phrasal verb ini sering muncul dalam konteks serius, seperti negosiasi atau konflik, di mana menahan kebutuhan pokok menjadi taktik untuk mendapatkan kepatuhan. Memahami “Starve sb into doing sth meaning” membantu pembelajar mengerti bagaimana frasa ini menyampaikan paksaan melalui kekurangan. Penting untuk menggunakannya dengan hati-hati, karena mengandung makna metode persuasi yang keras.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: Starve somebody into doing something
  • Tipe: Transitif
  • Tingkat: B2–C1
  • Arti singkat: Memaksa seseorang melakukan sesuatu dengan cara mencegah mereka mendapatkan makanan atau kebutuhan pokok.

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Starve sb into doing sth” dapat dipisah. Anda bisa menempatkan objek (sb) di antara “starve” dan “into” atau setelah seluruh frasa kerja tersebut.

  • Starve somebody into doing something (Starve somebody into doing something)
  • Starve into doing something somebody (Memaksa seseorang melakukan sesuatu dengan cara menahan kebutuhan dasar mereka)
  • (less common and awkward)

Pola umum:

    Subject + starve + somebody + into + verb(-ing)

Bagaimana cara menggunakan Starve sb into doing sth?

Gunakan phrasal verb ini saat menggambarkan situasi di mana kekurangan digunakan sebagai metode untuk memaksa tindakan. Biasanya melibatkan orang atau kelompok dan keadaan serius. Kata kerja yang mengikuti “into” selalu dalam bentuk -ing.

Contoh: Para penculik membuat sandera kelaparan sehingga mereka mengaku.

Contoh-contoh

Dalam situasi sulit, orang mungkin akan dipaksa untuk mengambil keputusan yang berat.

  • The prisoners were starved into signing false statements. (Para tahanan dipaksa kelaparan hingga menandatangani pernyataan palsu.)
  • The government threatened to starve the city into surrendering. (Pemerintah mengancam akan membuat kota itu kelaparan sampai menyerah.)
  • She felt starved into accepting the unfair terms of the contract. (Dia merasa terpaksa menerima syarat kontrak yang tidak adil karena kelaparan.)
  • The workers were starved into agreeing to lower wages. (Para pekerja dipaksa setuju untuk menurunkan upah karena kelaparan.)
  • During the siege, the army tried to starve the enemy into retreating. (Selama pengepungan, tentara berusaha membuat musuh kelaparan hingga terpaksa mundur.)

Contoh-contoh ini menunjukkan penggunaan “Starve sb into doing sth in a sentence” dengan berbagai subjek dan objek.

Kesalahan Umum

Terkadang pelajar bingung dengan struktur atau makna frasa ini.

  • Incorrect: They starved into the prisoners confessing.
  • Correct: They starved the prisoners into confessing.
  • Incorrect: She starved him for doing the work.
  • Correct: She starved him into doing the work.

Kata kerja setelah “into” harus selalu dalam bentuk -ing, dan objek harus langsung mengikuti “starve.”

Perbedaan / Sinonim

Frasa serupa termasuk “force sb into doing sth” atau “pressure sb into doing sth.” Namun, “starve sb into doing sth” secara khusus mengandung makna kekurangan makanan atau kebutuhan pokok, sehingga lebih kuat dan lebih parah.

  • Force sb into doing sth:: Paksaan umum, tanpa menyiratkan kekurangan.
  • Pressure sb into doing sth:: Tekanan psikologis atau sosial.
  • Starve sb into doing sth:: Kekurangan fisik yang digunakan sebagai paksaan.

Kolokasi Umum

Saat menggunakan “starve sb into doing sth,” objek dan konteks tertentu sering muncul.

  • Starve the prisoners: withholding food to force confession. (Membiarkan tahanan kelaparan: menahan makanan untuk memaksa pengakuan.)
  • Starve the enemy: cutting supplies to make them surrender. (Menghentikan pasokan musuh untuk memaksa mereka menyerah.)
  • Starve workers: withholding wages or food to force agreement. (Menghukum pekerja dengan menahan upah atau makanan untuk memaksa kesepakatan.)
  • Starve hostages: depriving captives to get compliance. (Starve sandera: mengurangi makanan tahanan untuk mendapatkan kepatuhan.)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari starve sb into doing sth:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan di mana dua teman membahas sebuah berita menggunakan phrasal verb:

Anna: Did you hear about the rebels? They starved the soldiers into giving up their weapons.
Anna: Apakah kamu mendengar tentang para pemberontak? Mereka membuat para tentara kelaparan sampai akhirnya menyerahkan senjata mereka.

Ben: That sounds harsh. Using hunger as a weapon is really cruel.
Ben: Itu terdengar kejam. Menggunakan rasa lapar sebagai senjata benar-benar tidak berperikemanusiaan.

Anna: Yes, but it shows how powerful “starve sb into doing sth” is when describing forcing someone.
Anna: Ya, tapi itu menunjukkan betapa kuatnya ungkapan yang menggambarkan memaksa seseorang dengan cara membuatnya kelaparan agar melakukan sesuatu.

Latihan

Complete the sentences with the correct form of the phrasal verb:

  • The kidnappers ______ the hostages ______ confessing to the crime.
  • The army tried to ______ the city ______ surrender.
  • She was ______ into accepting the unfair deal because she had no other choice.

Answers: starved / into doing; starve / into surrendering; starved

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Q: Apakah “starve sb into doing sth” bisa digunakan secara metaforis? A: Ya, itu bisa menggambarkan memaksa seseorang dengan cara menghilangkan sesuatu yang penting, bukan hanya makanan.
  • Q: Apakah frasa ini formal atau informal? A: Frasa ini lebih formal dan sering digunakan dalam konteks yang serius atau dramatis.
  • Q: Bentuk kata kerja apa yang mengikuti “into”? A: Selalu gunakan bentuk -ing dari kata kerja setelah “into.”
  • Q: Apakah frasa ini bisa digunakan dalam percakapan sehari-hari? A: Jarang, tapi bisa digunakan untuk menekankan tekanan atau kekurangan yang kuat.
  • Q: Apakah “starve sb into doing sth” bisa dipisah? A: Ya, objek biasanya diletakkan di antara “starve” dan “into.”

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.