Apa arti dari “Shut sb out”?
“Shut sb out” berarti dengan sengaja mengecualikan atau menghalangi seseorang untuk masuk ke suatu tempat atau terlibat dalam sesuatu.
Pendahuluan
Frasa kerja “shut sb out” sering digunakan dalam bahasa Inggris sehari-hari untuk menggambarkan situasi di mana seseorang dilarang bergabung atau menjadi bagian dari suatu acara, kelompok, atau tempat. Kata “shut” menunjukkan tindakan menutup atau menghalangi, sedangkan “sb” adalah singkatan dari “somebody,” yang berarti seseorang. Memahami arti “shut sb out” membantu Anda menjelaskan pengecualian sosial atau fisik dengan jelas, baik saat membicarakan perasaan, hubungan, atau ruang fisik. Ungkapan ini berguna dalam percakapan santai maupun formal.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: shut somebody out
- Tipe: Transitif
- Tingkat: B2
- Arti singkat: Mencegah seseorang untuk masuk atau terlibat
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Shut sb out” adalah phrasal verb transitif, artinya membutuhkan objek (seseorang) setelahnya.
Itu tidak terpisahkan. Anda tidak bisa meletakkan objek di antara “shut” dan “out”.
Pola yang benar:
-
shut + somebody + out
Pola yang salah:
- *shut out somebody (*menutup seseorang dari sesuatu)
Bagaimana cara menggunakan “Shut sb out”?
Anda menggunakan “shut sb out” ketika ingin mengungkapkan bahwa seseorang sedang dikecualikan secara fisik atau emosional. Misalnya, seseorang bisa saja shut out dari sebuah pertemuan, kelompok teman, atau bahkan shut out secara emosional dengan mengabaikan perasaan seseorang.
Sering digunakan dalam situasi yang melibatkan:
- Physical exclusion: closing a door or gate (Pengucilan fisik: menutup pintu atau gerbang sehingga seseorang tidak bisa masuk.)
- Social exclusion: not allowing someone to join an activity (Pengucilan sosial: tidak mengizinkan seseorang untuk bergabung dalam suatu kegiatan.)
- Emotional exclusion: ignoring or refusing to communicate (Pengucilan emosional: mengabaikan atau menolak untuk berkomunikasi.)
Contoh-contoh
Bayangkan temanmu tidak diundang ke pesta. Kamu bisa mengatakan, “They shut her out of the party.”
- She felt shut out when the team didn’t include her in the project. (Dia merasa terpinggirkan ketika tim tidak memasukkannya dalam proyek tersebut.)
- The company shut out competitors by signing exclusive contracts. (Perusahaan menghalangi pesaing dengan menandatangani kontrak eksklusif.)
- He shut his parents out after the argument and stopped talking to them. (Setelah berdebat, dia menjauhkan diri dari orang tuanya dan berhenti berbicara dengan mereka.)
- The cold wind shut us out when the door closed suddenly. (Angin dingin membuat kami terhalang saat pintu tiba-tiba tertutup.)
Berikut adalah contoh kalimat dengan “shut sb out” untuk membantu kamu memahami: “Jangan shut me out; aku ingin membantu.”
Kesalahan Umum
Orang sering bingung dengan urutan kata atau lupa bahwa kata tersebut tidak dapat dipisahkan. Berikut beberapa contohnya:
- Incorrect: *They shut out her from the meeting.
- Correct: They shut her out from the meeting.
- Incorrect: *Please shut out me.
- Correct: Please shut me out.
Ingat, objek (sb) selalu berada di antara “shut” dan “out.”
Perbedaan / Sinonim
“Shut sb out” mirip dengan “lock out” atau “exclude,” tetapi dengan perbedaan yang halus:
- Lock out:: Biasanya merujuk pada mencegah masuk secara fisik, sering kali dengan mengunci pintu.
- Exclude:: Kata yang lebih formal yang berarti dengan sengaja mengecualikan seseorang.
- Shut sb out:: Dapat berarti penghalangan atau pengecualian secara fisik maupun emosional.
Misalnya, “shut out” bisa mengandung makna jarak emosional, yang tidak dimiliki oleh “lock out”.
Kolokasi Umum
Orang sering menggunakan “shut sb out” dengan objek atau frasa tertentu. Berikut beberapa kolokasi umum beserta artinya:
- Shut someone out of a room: prevent physical entry (Menghalangi seseorang masuk ke dalam ruangan: mencegah masuk secara fisik)
- Shut someone out of a conversation: not include them in talking (Shut someone out of a conversation: tidak melibatkan mereka dalam pembicaraan)
- Shut someone out emotionally: refuse to share feelings or communicate (Menutup seseorang secara emosional: menolak untuk berbagi perasaan atau berkomunikasi)
- Shut someone out of a group: exclude them socially (Shut seseorang out of a group: mengecualikan mereka secara sosial)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari shut sb out:
Dialog Kehidupan Nyata
Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan istilah “shut sb out”:
Anna: I feel like they shut me out of the project.
Anna: Aku merasa mereka mengucilkanku dari proyek itu.
Ben: Really? Did they not invite you to the meetings?
Ben: Benarkah? Apakah mereka tidak mengundangmu ke pertemuan-pertemuan itu?
Anna: No, I wasn’t even told about them.
Anna: Tidak, saya bahkan tidak diberitahu tentang mereka.
Ben: That’s not fair. You should talk to the manager about it.
Ben: Itu tidak adil. Kamu sebaiknya bicara dengan manajernya tentang hal itu.
Latihan
Try to complete the sentences with the correct form of “shut sb out”:
- They __________ me _______ of the club meeting yesterday.
- Don’t __________ your friends _______ when you are upset.
- The cold weather __________ us _______ of the garden.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa arti dari “shut sb out”? Itu berarti mengecualikan atau menghalangi seseorang untuk masuk atau bergabung dengan sesuatu.
- Apakah “shut sb out” dapat dipisah? Tidak, objek selalu berada di antara “shut” dan “out.”
- Apakah “shut sb out” bisa digunakan secara emosional? Ya, itu bisa merujuk pada mengabaikan atau mengecualikan seseorang secara emosional.
- Apa perbedaan antara “shut sb out” dan “lock out”? “Lock out” biasanya berarti pengecualian secara fisik, sedangkan “shut sb out” bisa berarti secara fisik atau emosional.
- Bisakah saya mengatakan “shut out sb”? Tidak, itu salah. Bentuk yang benar adalah “shut sb out.”

