Arti Model sb after sb / Contoh / Cara Menggunakan

Apa arti dari “Model sb after sb”?

“Model sb after sb” berarti meniru atau mengikuti seseorang, sering kali untuk mengembangkan kualitas atau perilaku yang serupa.

Pendahuluan

Frasa “model sb after sb” sering digunakan ketika seseorang berusaha membentuk atau mengembangkan karakter, perilaku, atau keterampilan seseorang dengan menggunakan orang lain sebagai contoh. Frasa ini sering dipakai oleh orang tua, guru, atau mentor yang ingin mendorong seseorang untuk mengikuti sifat positif dari individu lain. Memahami makna “model sb after sb” membantu pembelajar menggunakan frasa ini secara alami dalam percakapan dan tulisan. Ungkapan ini menekankan gagasan belajar dari orang lain dan berusaha menjadi seperti mereka dalam beberapa hal.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: model somebody after somebody
  • Tipe: transitif
  • Tingkat: B2
  • Arti singkat: meniru atau menyalin perilaku atau sifat seseorang

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

Frasa “model sb after sb” tidak dapat dipisahkan, artinya kata-katanya tidak bisa dipisah oleh kata lain. Strukturnya adalah:

    model + somebody + after + somebody

Example: They modeled their son after a famous scientist. (Mereka menjadikan putra mereka “Model sb after sb” seorang ilmuwan terkenal.)

Bagaimana Cara Menggunakan “Model sb after sb”?

Gunakan “model sb after sb” untuk menggambarkan proses membentuk karakter atau perilaku seseorang dengan meniru orang lain. Biasanya diikuti oleh dua orang: yang menjadi model dan yang menjadi contoh. Ungkapan ini umum digunakan dalam konteks formal maupun informal.

Contoh-contoh

Berikut beberapa kalimat untuk membantu Anda memahami cara menggunakan “model sb after sb in a sentence”:

  • Her parents modeled her after her grandmother, who was very kind and patient. (Orang tuanya menjadikan neneknya sebagai teladan karena beliau sangat baik dan sabar.)
  • The coach modeled the new player after the team captain to encourage leadership skills. (Pelatih menjadikan kapten tim sebagai contoh bagi pemain baru untuk mendorong keterampilan kepemimpinan.)
  • Many schools try to model their teaching methods after successful institutions. (Banyak sekolah berusaha meniru metode pengajaran dari lembaga-lembaga yang sukses.)
  • He was modeled after his older brother, who is an excellent musician. (Dia dibuat meniru kakaknya yang merupakan musisi yang sangat berbakat.)
  • They modeled their business strategy after a well-known company in the industry. (Mereka meniru strategi bisnis mereka dari sebuah perusahaan terkenal di industri tersebut.)

Kesalahan Umum

Terkadang pelajar bingung dengan urutan atau menggunakan frasa tersebut secara salah. Berikut beberapa contoh kesalahan yang umum:

  • Incorrect: They modeled after their son their behavior.
    Correct: They modeled their son after their behavior.
  • Incorrect: She modeled herself with her teacher.
    Correct: She modeled herself after her teacher.

Ingat, frasa yang benar selalu “model sb after sb” dan bukan “model sb with sb” atau “model after sb sb.”

Perbedaan / Sinonim

“Model sb after sb” mirip dengan frasa seperti “pattern after” atau “imitate,” tetapi ada perbedaan halus:

  • Model sb after sb:: Berfokus pada membentuk atau mengembangkan perilaku atau karakter berdasarkan orang lain.
  • Pattern after sb:: Berarti menyerupai atau mirip dengan seseorang, seringkali secara alami.
  • Imitate:: Meniru tindakan atau perilaku, seringkali secara sementara atau dangkal.

Misalnya, seorang anak mungkin “model sb after sb” orang tua untuk mengembangkan kebiasaan baik, tetapi secara alami mereka meniru penampilan orang tua mereka.

Kolokasi Umum

Berikut adalah beberapa objek umum yang digunakan dengan “model sb after sb” beserta artinya:

  • Model a child after a role model: To shape a child’s behavior based on someone inspiring. (Membentuk perilaku anak berdasarkan seseorang yang menginspirasi.)
  • Model a student after a mentor: To develop skills or attitudes similar to a mentor. (Mencontoh seorang siswa berdasarkan seorang mentor: Mengembangkan keterampilan atau sikap yang mirip dengan mentor.)
  • Model a team after a successful competitor: To copy strategies or behaviors from a winning team. (Mencontoh sebuah tim berdasarkan pesaing yang sukses: Menyalin strategi atau perilaku dari tim yang menang.)
  • Model an organization after a leader: To organize or manage a company like a respected leader. (Menata sebuah organisasi mengikuti seorang pemimpin: Mengatur atau mengelola sebuah perusahaan seperti seorang pemimpin yang dihormati.)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari model sb after sb:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan istilah “model sb after sb”:

Anna: I think we should model our new employee after Sarah.
John: Good idea. Sarah is very organized and hardworking.
Anna: Exactly. If he learns to work like her, he’ll be a great asset to the team.
Anna: Saya pikir kita harus menjadikan Sarah sebagai contoh bagi karyawan baru kita. John: Ide bagus. Sarah sangat teratur dan rajin. Anna: Tepat sekali. Jika dia belajar bekerja seperti Sarah, dia akan menjadi aset berharga bagi tim.

Latihan

Try to fill in the blanks with the correct form of the phrase:

  • They decided to ______ their youngest son ______ their grandfather because of his wisdom.
  • The company ______ its marketing strategy ______ a successful competitor.
  • She wants to ______ her teaching style ______ her favorite professor.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Q1: Bisakah Anda menggunakan “model sb after sb” dalam bentuk lampau? A1: Ya, misalnya, “Mereka memodelkan putri mereka setelah seorang seniman terkenal.”
  • Q2: Apakah “model sb after sb” bersifat formal atau informal? A2: Ungkapan ini dapat digunakan dalam konteks formal maupun informal.
  • Q3: Apakah “model” bisa digunakan tanpa “after”? A3: Ya, tapi maknanya berubah. “Model” sendiri biasanya berarti membuat atau membentuk sesuatu.
  • Q4: Apa perbedaan antara “model after” dan “pattern after”? A4: “Model after” berarti meniru perilaku secara sengaja, sedangkan “pattern after” berarti menyerupai secara alami.
  • Q5: Apakah “model sb after sb” dapat dipisah? A5: Tidak, frasa tersebut tidak dapat dipisah dan harus tetap bersama dalam kalimat.

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.