Arti, Contoh & Cara Menggunakan “give sb up for lost”

Apa arti dari “give sb up for lost”?

“Give sb up for lost” berarti percaya bahwa seseorang telah pergi, meninggal, atau tidak dapat diselamatkan atau ditemukan lagi.

Pendahuluan

Frasa give sb up for lost adalah ungkapan bahasa Inggris yang umum digunakan ketika seseorang mengira bahwa orang lain sudah tidak hidup atau tidak dapat ditemukan. Frasa ini sering muncul dalam situasi yang melibatkan bahaya, kecelakaan, atau ketika seseorang menghilang secara tiba-tiba. Memahami makna give sb up for lost membantu pembelajar mengungkapkan perasaan putus asa atau ketegasan dalam situasi sulit. Ungkapan ini berguna dalam percakapan sehari-hari maupun dalam bercerita, terutama dalam konteks dramatis atau serius. Mengetahui cara menggunakannya dengan benar akan meningkatkan kefasihan bahasa Inggris Anda dan membantu Anda menggambarkan situasi yang melibatkan kehilangan atau keputusasaan dengan jelas.

Kotak Info Cepat

  • Frasa Kerja: give sb up for lost (menyerah pada seseorang sebagai yang sudah hilang)
  • Tipe: Transitif
  • Tingkat: B2
  • Makna Singkat: Percaya bahwa seseorang sudah meninggal atau tidak bisa diselamatkan atau ditemukan.

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

Frasa kerja give sb up for lost tidak dapat dipisahkan. Anda tidak bisa memisahkan bagian-bagian frasa kerja tersebut dengan objeknya.

Pattern: give + somebody + up for lost

Example: They gave him up for lost after the accident. (Mereka menyerah padanya setelah kecelakaan itu.)

Bagaimana cara menggunakan “give sb up for lost”?

Anda menggunakan “give sb up for lost” ketika ingin mengatakan bahwa Anda mengira seseorang sudah tidak hidup lagi atau tidak dapat ditemukan. Ungkapan ini sering digunakan dalam bentuk lampau karena biasanya menggambarkan situasi setelah seseorang hilang atau dalam bahaya.

Ini biasanya digunakan dalam bercerita, laporan berita, atau percakapan pribadi tentang kecelakaan, bencana, atau ketika seseorang menghilang secara tiba-tiba.

Contoh-contoh

Bayangkan situasi di mana seorang pendaki hilang saat badai. Orang-orang mungkin berkata:

  • After days without any sign, the rescue team gave the hiker up for lost. (Setelah berhari-hari tanpa tanda-tanda, tim penyelamat menganggap pendaki itu sudah tidak terselamatkan.)
  • Everyone gave her up for lost after the ship sank in the storm. (Semua orang menganggap dia sudah tidak mungkin selamat setelah kapal itu tenggelam dalam badai.)
  • They gave the soldier up for lost during the battle, but he was found alive later. (Mereka menganggap tentara itu sudah tidak tertolong selama pertempuran, tetapi kemudian dia ditemukan masih hidup.)
  • Don’t give him up for lost just yet; there might still be hope. (Jangan langsung menganggap dia sudah tidak ada harapan; mungkin masih ada kesempatan.)

Kalimat-kalimat ini menunjukkan bagaimana “give sb up for lost” digunakan untuk mengungkapkan keyakinan bahwa seseorang sudah tidak ada harapan lagi.

Kesalahan Umum

Beberapa pelajar bingung dengan frasa tersebut atau menggunakannya secara tidak tepat. Misalnya, mereka mungkin mengatakan:

  • Incorrect: I gave up him for lost.
  • Correct: I gave him up for lost.

Ingat, objek (sb) harus langsung mengikuti “give” dan sebelum “up for lost.”

Kesalahan lain adalah menggunakannya untuk benda, bukan untuk orang. Ungkapan ini biasanya digunakan untuk orang, bukan objek.

Perbedaan / Sinonim

Frasa serupa termasuk give up on someone dan write someone off. Namun, keduanya memiliki makna yang berbeda.

  • Give up on someone:: Berhenti mencoba membantu atau mempercayai seseorang, tetapi tidak selalu berarti menganggap mereka sudah meninggal.
  • Write someone off:: Menganggap seseorang atau sesuatu sebagai kegagalan atau penyebab yang sudah hilang, tetapi tidak selalu secara harfiah hilang atau mati.

Give sb up for lost secara khusus berarti mempercayai bahwa orang tersebut telah pergi atau meninggal, yang lebih kuat dan bersifat final.

Kolokasi Umum

Kita sering melihat “give sb up for lost” dengan kata-kata yang berkaitan dengan bahaya, kecelakaan, atau keadaan darurat:

  • Give a person up for lost: The most common collocation; means thinking someone is dead or missing. (Give a person up for lost: Kolokasi yang paling umum; berarti menganggap seseorang sudah meninggal atau hilang.)
  • Give a child up for lost: Used when a child disappears or is in danger. (Give a child up for lost: Digunakan ketika seorang anak menghilang atau dalam bahaya.)
  • Give a soldier up for lost: Common in military contexts. (Meninggalkan seorang prajurit sebagai “give sb up for lost”: Umum dalam konteks militer.)
  • Give a victim up for lost: Used in crime or accident reports. (Menyerah pada korban yang dianggap hilang: Digunakan dalam laporan kejahatan atau kecelakaan.)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari give sb up for lost:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan frasa tersebut secara alami:

Anna: Have you heard anything about Tom? He went hiking last week.
Anna: Apakah kamu sudah mendengar kabar tentang Tom? Dia pergi mendaki minggu lalu.

Ben: No, the rescue team gave him up for lost after the storm hit.
Ben: Tidak, tim penyelamat sudah menganggap dia hilang setelah badai melanda.

Anna: That’s terrible. I hope they find him soon.
Anna: Itu mengerikan. Aku berharap mereka segera menemukannya.

Latihan

Choose the correct sentence using “give sb up for lost”:

  • A) They gave up him for lost after the flood.
  • B) They gave him up for lost after the flood.
  • C) They gave him for lost up after the flood.

Answer: B) They gave him up for lost after the flood.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Q: Apakah “give sb up for lost” bisa digunakan dalam bentuk waktu sekarang? A: Ungkapan ini sebagian besar digunakan dalam bentuk waktu lampau karena menggambarkan keyakinan yang sudah selesai tentang seseorang yang dianggap hilang atau meninggal.
  • Q: Apakah “give sb up for lost” bersifat formal atau informal? A: Ungkapan ini bersifat netral dan dapat digunakan dalam konteks formal maupun informal.
  • Q: Bisakah saya menggunakan frasa ini untuk hewan? A: Ya, terkadang orang menggunakannya untuk hewan peliharaan atau binatang ketika mereka mengira hewan tersebut hilang atau mati.
  • Q: Apa perbedaan antara “give up on someone” dan “give sb up for lost”? A: “Give up on someone” berarti berhenti mencoba membantu, sedangkan “give sb up for lost” berarti percaya bahwa mereka sudah hilang atau meninggal.
  • Q: Apakah “give sb up for lost” bisa digunakan dalam pertanyaan? A: Ya, Anda bisa menanyakan apakah seseorang telah given up for lost, biasanya untuk menyatakan harapan atau keraguan.

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.