Makna Divorce sth from sth / Contoh / Cara Menggunakannya

Apa Arti “Divorce sth from sth”?

“Divorce sth from sth” berarti memisahkan atau melepaskan satu hal dari hal lain, seringkali dengan cara yang jelas atau formal. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan tindakan memisahkan dua ide, objek, atau konsep yang saling terhubung.

Pendahuluan

Frasa kerja “divorce sth from sth” sering digunakan baik dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal. Maknanya berfokus pada ide memisahkan atau melepaskan satu hal dari hal lain, biasanya sesuatu yang sebelumnya sangat terkait erat. Memahami arti “divorce sth from sth” membantu pembelajar mengungkapkan pemisahan dengan jelas, baik saat membicarakan ide, emosi, atau benda fisik. Ungkapan ini sering muncul ketika membahas kebutuhan untuk memperlakukan dua hal secara terpisah atau menghindari kebingungan di antara keduanya. Mempelajari cara menggunakannya dengan benar akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda dan membuat komunikasi Anda lebih tepat.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: divorce something from something
  • Tipe: Transitif
  • Tingkat: B2
  • Arti singkat: Memisahkan satu hal dari yang lain

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Divorce sth from sth” adalah phrasal verb yang dapat dipisah. Anda bisa menempatkan objek (sesuatu) di antara “divorce” dan “from,” atau setelah “from,” tetapi biasanya frasa lengkapnya tetap bersama.

    Pattern: divorce + something + from + something
  • Example: The author divorces fact from fiction in her novel. (Penulis memisahkan fakta dari fiksi dalam novelnya.)

Bagaimana Cara Menggunakan “Divorce sth from sth”?

Anda menggunakan “divorce sth from sth” ketika ingin menjelaskan bahwa dua hal harus dipertimbangkan secara terpisah atau dipisahkan. Ungkapan ini sering digunakan dalam tulisan akademis, diskusi tentang ide, atau saat menekankan perlunya memisahkan sesuatu. Misalnya, Anda bisa mengatakan “It is important to divorce emotions from decisions” untuk menyatakan bahwa perasaan tidak boleh memengaruhi keputusan.

Contoh-contoh

Berikut beberapa contoh untuk membantu Anda memahami cara menggunakan “divorce sth from sth” dalam sebuah kalimat:

  • In his speech, the politician tried to divorce his personal beliefs from his official duties. (Dalam pidatonya, politisi itu berusaha memisahkan keyakinan pribadinya dari tugas resminya.)
  • When analyzing history, it is crucial to divorce the facts from personal opinions. (Saat menganalisis sejarah, sangat penting untuk memisahkan fakta dari pendapat pribadi.)
  • The teacher encouraged students to divorce their emotions from the feedback they received. (Guru mendorong siswa untuk memisahkan emosi mereka dari umpan balik yang mereka terima.)
  • We must divorce the company’s past failures from its future potential. (Kita harus memisahkan kegagalan masa lalu perusahaan dari potensi masa depannya.)
  • She managed to divorce her work life from her private life successfully. (Dia berhasil memisahkan kehidupan kerjanya dari kehidupan pribadinya dengan sukses.)

Kesalahan Umum

Terkadang pelajar bingung dengan frasa ini dengan kata kerja terpisah lainnya atau menggunakannya secara tidak tepat. Berikut beberapa kesalahan umum dan bentuk yang benar:

  • Incorrect: Divorce from emotions your decisions.
    Correct: Divorce your decisions from emotions.
  • Incorrect: You should divorce between fact and fiction.
    Correct: You should divorce fact from fiction.

Ingat, kata kerja “divorce” selalu diikuti oleh objek dan kemudian “from” ditambah objek kedua.

Perbedaan / Sinonim

“Divorce sth from sth” mirip dengan frasa seperti “memisahkan sesuatu dari sesuatu” atau “melepaskan sesuatu dari sesuatu,” tetapi memiliki makna yang lebih kuat dalam konteks pemisahan yang formal atau disengaja. Berbeda dengan “memisahkan,” yang bisa lebih bersifat fisik atau umum, “divorce” sering menekankan perbedaan yang jelas, terkadang bersifat permanen.

  • Separate sth from sth:: Pembagian yang lebih umum, baik fisik maupun abstrak.
  • Detach sth from sth:: Biasanya pengangkatan fisik atau pemutusan.
  • Divorce sth from sth:: Pem separation formal atau konseptual, sering kali bersifat emosional atau intelektual.

Kolokasi Umum

Kata kerja “divorce” sering digunakan dengan kata benda abstrak atau konsep dalam frasa ini. Berikut beberapa kolokasi yang umum:

  • Divorce fact from fiction: Separate truth from lies or imagination. (Divorce fakta dari fiksi: Memisahkan kebenaran dari kebohongan atau imajinasi.)
  • Divorce emotion from logic: Keep feelings separate from reasoning. (Pisahkan emosi dari logika: Jaga perasaan tetap terpisah dari penalaran.)
  • Divorce work from personal life: Separate professional duties from private time. (Memisahkan pekerjaan dari kehidupan pribadi: Pisahkan tugas profesional dari waktu pribadi.)
  • Divorce ideas from beliefs: Consider ideas without bias from personal beliefs. (Divorce ideas from beliefs: Pertimbangkan ide tanpa bias dari kepercayaan pribadi.)
  • Divorce responsibility from blame: Separate duties from fault. (Memisahkan tanggung jawab dari kesalahan: Memisahkan tugas dari kesalahan.)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari divorce sth from sth:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menunjukkan bagaimana “divorce sth from sth” digunakan secara alami:

Anna: I think it’s hard to divorce emotions from tough decisions sometimes.
Anna: Saya rasa terkadang sulit untuk memisahkan emosi dari keputusan yang sulit.

Ben: True, but if we don’t, our choices might not be fair or logical.
Ben: Benar, tapi jika kita tidak melakukannya, pilihan kita mungkin tidak adil atau masuk akal.

Anna: Exactly. We need to separate how we feel from what’s best.
Anna: Tepat sekali. Kita perlu memisahkan perasaan kita dari apa yang terbaik.

Latihan

Complete the sentences below by choosing the correct phrase:

  • It’s important to _______ fact _______ opinion when reading news articles.
    • a) divorce / from
    • b) divorce / to
    • c) separate / from
  • She tried to _______ her personal feelings _______ her professional work.
    • a) divorce / from
    • b) detach / to
    • c) divorce / with

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Apa arti dari “divorce sth from sth”? Itu berarti memisahkan atau memutuskan hubungan satu hal dari hal lainnya.
  • Apakah “divorce sth from sth” bersifat formal atau informal? Itu lebih formal dan sering digunakan dalam tulisan atau diskusi serius.
  • Bisakah saya menggunakan “divorce” sendiri untuk berarti perpisahan? Tidak, dalam frasa ini, “divorce” membutuhkan objek dan kata “from” untuk menunjukkan apa yang dipisahkan.
  • Apakah “divorce sth from sth” dapat dipisah? Ya, tetapi frasa lengkap biasanya tetap bersama dalam kalimat.
  • Apa saja frasa umum dengan “divorce sth from sth”? Kolokasi umum termasuk “divorce fact from fiction” dan “divorce emotion from logic.”

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.