Apa arti dari “Blink sth back”?
“Blink sth back” berarti dengan cepat menahan diri agar tidak menunjukkan emosi, biasanya air mata atau kesedihan, dengan cara mengedipkan mata keras-keras agar air mata tidak jatuh.
Pendahuluan
Frasa “blink sth back” biasanya digunakan untuk menggambarkan tindakan menahan air mata atau emosi kuat dengan berkedip cepat. Hal ini sering terjadi ketika seseorang merasa sedih, kesal, atau kewalahan tetapi berusaha tidak menangis di depan orang lain. Memahami “blink sth back meaning” membantu pembelajar mengenali pengendalian emosi dalam percakapan atau tulisan. Frasa kerja ini bersifat informal dan sering muncul dalam percakapan sehari-hari, buku, dan film untuk menunjukkan pengendalian emosi. Menggunakan frasa ini dengan benar dapat membuat bahasa Inggris Anda terdengar lebih alami dan ekspresif.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: blink something back
- Tipe: transitif
- Tingkat: B2 (Menengah Atas)
- Makna singkat: menghentikan air mata atau emosi kuat dengan mengedipkan mata keras-keras
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Blink sth back” adalah phrasal verb yang dapat dipisah. Objek (sesuatu) bisa ditempatkan di antara “blink” dan “back” atau setelah “back.”
- blink tears back (menahan air mata)
- blink back tears (menahan air mata)
Kedua bentuk tersebut benar, tetapi “blink back tears” lebih umum. Kata kerja ini transitif, jadi selalu memerlukan objek, biasanya kata benda yang merujuk pada emosi atau air mata.
Bagaimana cara menggunakan “Blink sth back”?
Gunakan “blink sth back” saat menggambarkan momen di mana seseorang berusaha untuk tidak menangis atau menunjukkan kesedihan. Frasa ini sering diikuti oleh kata-kata seperti air mata, isakan, atau emosi. Ungkapan ini menambahkan kedalaman emosional pada kalimat Anda dan menunjukkan pengendalian atau pengekangan.
Misalnya, ketika seseorang menerima kabar buruk tapi berusaha tetap kuat, Anda bisa mengatakan, “Dia blinked back air matanya selama rapat.”
Contoh-contoh
- He blinked back his tears when he heard the sad story. (Dia menahan air matanya ketika mendengar cerita sedih itu.)
- She blinked back the sobs to avoid crying in front of her friends. (Dia menahan tangis agar tidak menangis di depan teman-temannya.)
- They blinked back their emotions to stay professional during the interview. (Mereka menahan perasaan mereka agar tetap profesional selama wawancara.)
- Despite the pain, he blinked back the tears and smiled. (Meskipun sakit, dia menahan air matanya dan tersenyum.)
- Blink back your tears if you want to finish the speech without stopping. (Tahan air matamu jika kamu ingin menyelesaikan pidato tanpa terhenti.)
Kesalahan Umum
- Incorrect: She blinked back tears quickly. (awkward adverb placement)
- Correct: She blinked back her tears quickly.
- Incorrect: He blinked tears back without object.
- Correct: He blinked back tears.
- Incorrect: Blink back crying.
- Correct: Blink back tears or blink back sobs.
Perbedaan / Sinonim
Frasa serupa termasuk “menahan air mata” dan “melawan air mata.”
- Hold back tears:: Frasa yang lebih umum yang berarti menahan diri untuk tidak menangis. Frasa ini dapat digunakan dalam konteks formal maupun informal.
- Fight back tears:: Menyarankan upaya atau perjuangan yang lebih keras untuk menghentikan tangisan.
“Blink sth back” menekankan tindakan fisik berkedip untuk menahan air mata, sementara “hold back” dan “fight back” lebih menyoroti pengendalian emosi.
Kolokasi Umum
- blink back tears (menahan air mata)
- blink back sobs (menahan isak)
- blink back emotions (menahan emosi)
- blink back feelings (menahan perasaan)
- blink back a smile (rare, but possible for holding back a smile) (menahan senyum)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari blink sth back:
Dialog Kehidupan Nyata
Amy: Did you see Sarah at the meeting? She looked upset.
Amy: Apakah kamu melihat Sarah di pertemuan? Dia tampak sedih dan berusaha menahan air matanya.
John: Yeah, she blinked back tears when the boss talked about the project delay.
John: Ya, dia menahan air mata saat bos membicarakan keterlambatan proyek itu.
Amy: Poor thing. I hope she’s okay.
Amy: Kasihan dia. Aku harap dia baik-baik saja.
John: Me too. She was really trying to stay strong.
John: Aku juga. Dia benar-benar berusaha menahan diri agar tetap kuat.
Latihan
Fill in the blank with the correct phrase:
When he heard the bad news, he __________ his tears and continued speaking.
- a) blinked back
- b) blinked off
- c) blinked away
- d) blinked up
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Q:Apakah “blink sth back” bisa digunakan untuk emosi selain air mata? Ya, itu bisa merujuk pada menahan emosi yang kuat, tapi paling sering digunakan untuk air mata.
- Q:Apakah “blink sth back” bersifat formal atau informal? Itu bersifat informal dan sebagian besar digunakan dalam percakapan santai atau bercerita.
- Q:Bisakah saya mengatakan “blink back crying”? Tidak, gunakan “blink back tears” atau “blink back sobs” sebagai gantinya.
- Q:Apa perbedaan antara “blink back tears” dan “hold back tears”? “Blink back tears” menekankan tindakan fisik berkedip, sedangkan “hold back tears” lebih tentang pengendalian emosi.
- Q:Apakah “blink sth back” bisa dipisah? Ya, kamu bisa mengatakan “blink tears back” atau “blink back tears.”

