Arti dan Contoh “Write sth off”: Cara Menggunakan Frasa Kerja Ini

Apa arti dari “Write sth off”?

“Write sth off” berarti memutuskan bahwa sesuatu adalah kerugian dan tidak lagi berguna atau berharga, sering kali dalam konteks keuangan atau praktis.

Pendahuluan

Frasa kerja “write sth off” sering digunakan dalam bahasa Inggris sehari-hari maupun konteks bisnis. Frasa ini memiliki dua makna utama: yang pertama berkaitan dengan akuntansi dan keuangan, yaitu menyatakan suatu aset sebagai kerugian, dan yang kedua lebih informal, yaitu menganggap sesuatu tidak penting atau sudah tidak bisa diselamatkan. Memahami arti Write sth off membantu pembelajar menggunakannya dengan tepat dalam berbagai situasi. Ungkapan ini berguna saat membicarakan barang rusak, hutang, atau bahkan ide dan rencana yang sudah tidak layak untuk diteruskan.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: write something off
  • Tipe: transitif
  • Tingkat: B2
  • Makna singkat: menganggap sesuatu sebagai kerugian atau tidak lagi berguna

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Write sth off” adalah phrasal verb yang dapat dipisah. Anda dapat menempatkan objek di antara “write” dan “off” atau setelah seluruh frasa.

  • Write something off (Write something off)
  • Write off something (Write off sesuatu)

Kedua bentuk tersebut benar, tetapi dalam penulisan formal, “write off something” sering kali lebih disukai.

Bagaimana cara menggunakan “Write sth off”?

Anda bisa menggunakan “write sth off” saat membicarakan kerugian finansial, barang yang rusak, atau menyerah pada suatu ide. Misalnya, sebuah perusahaan mungkin akan write off utang buruk, atau seseorang mungkin akan write off mobil setelah kecelakaan. Itu juga bisa berarti mengabaikan masalah atau orang sebagai hal yang tidak penting.

Contoh-contoh

Setelah kecelakaan, perusahaan asuransi memutuskan untuk write the car off.

  • The accountant wrote off the unpaid invoices as bad debt. (Akuntan menghapuskan faktur yang belum dibayar sebagai piutang tak tertagih.)
  • We had to write off the old computers because they were broken beyond repair. (Kami harus menghapus nilai komputer lama karena sudah rusak parah dan tidak bisa diperbaiki.)
  • Don’t write off the idea just yet; it might work with some changes. (Jangan langsung mengabaikan ide itu; mungkin bisa berhasil dengan beberapa perubahan.)
  • She wrote off the negative comments and focused on her goals. (Dia mengabaikan komentar negatif dan fokus pada tujuannya.)

“Write sth off” dalam sebuah kalimat membantu Anda memahami penggunaannya secara praktis.

Kesalahan Umum

Orang kadang-kadang bingung antara “write sth off” dengan sekadar mengabaikan sesuatu. Phrasal verb ini selalu mengandung keputusan atau tindakan, bukan hanya kelalaian.

  • Incorrect: I will write off that problem by ignoring it. (Wrong because ignoring is not the same as writing off)
  • Correct: The company wrote off the damaged goods as a loss.

Perbedaan / Sinonim

“Write sth off” mirip dengan “give up on” atau “dismiss,” tetapi biasanya melibatkan keputusan yang formal atau pasti. “Throw away” berarti secara fisik membuang sesuatu, sementara “write off” bisa lebih bersifat abstrak.

  • Write off vs Give up on:: “Write off” sering merujuk pada keputusan finansial atau resmi; “give up on” lebih bersifat informal dan emosional.
  • Write off vs Throw away:: “Throw away” berarti membuang secara fisik; “write off” bisa berarti menyatakan sesuatu tidak berguna tanpa menghapusnya secara fisik.

Kolokasi Umum

Anda sering akan melihat “write off” digunakan dengan objek-objek ini:

  • Debt: to consider money owed as uncollectible (Utang: menganggap uang yang terutang sebagai tidak dapat ditagih)
  • Car: to declare a vehicle a total loss after damage (Mobil: menyatakan kendaraan sebagai kerugian total setelah mengalami kerusakan)
  • Loan: to accept that a loan will not be repaid (Pinjaman: menerima bahwa pinjaman tidak akan dilunasi kembali)
  • Investment: to accept a financial loss on an investment (Investasi: menerima kerugian finansial pada sebuah investasi)
  • Expense: to record costs as a loss or tax deduction (Beban: mencatat biaya sebagai kerugian atau pengurang pajak)

Kata Kerja Frasa Terkait

Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari write sth off:

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan di mana “write sth off” digunakan secara alami:

Anna: The car was in a bad accident. Do you think it’s repairable?
Anna: Mobil itu mengalami kecelakaan parah. Menurutmu masih bisa diperbaiki?

Ben: The mechanic said it’s too damaged. We’ll have to write it off.
Ben: Montir bilang mobilnya terlalu rusak. Kita harus menganggapnya sebagai kerugian dan tidak bisa diperbaiki lagi.

Anna: That’s disappointing, but I guess it’s better than spending a lot on repairs.
Anna: Itu mengecewakan, tapi saya rasa lebih baik daripada mengeluarkan banyak uang untuk perbaikan.

Latihan

Try to complete the sentences with “write off” in the correct form:

  • After the fire, the company had to ______ the damaged inventory.
  • Don’t ______ your chances so quickly; try a little harder.
  • The bank decided to ______ the loan because the borrower went bankrupt.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Apa arti “write sth off” dalam bisnis?

    Itu berarti mencatat kerugian untuk aset atau utang yang tidak dapat dipulihkan.

  • Apakah “write sth off” bisa digunakan secara informal?

    Ya, itu bisa berarti mengabaikan sesuatu sebagai hal yang tidak penting.

  • Apakah “write sth off” dapat dipisah?

    Ya, Anda bisa mengatakan “write off something” atau “write something off.”

  • Apa perbedaan antara “write off” dan “throw away”?

    “Write off” sering berarti menyatakan kerugian; “throw away” berarti membuang secara fisik.

  • Bisakah saya menggunakan “write off” untuk orang?

    Ya, secara informal itu bisa berarti menganggap seseorang tidak penting atau tidak ada harapan.

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.