Apa arti dari “Warm to sth”?
“Warm to sth” berarti mulai menyukai atau merasa lebih positif terhadap sesuatu atau seseorang seiring waktu.
Pendahuluan
Frasa kerja “warm to sth” sering digunakan dalam bahasa Inggris untuk menggambarkan proses secara bertahap mengembangkan rasa suka atau minat terhadap sesuatu. Ketika seseorang “warms to” sebuah ide, orang, atau hal, mereka mulai merasa lebih nyaman atau antusias setelah awalnya ragu-ragu. Memahami arti “warm to sth” membantu pembelajar mengungkapkan bagaimana perasaan atau pendapat bisa berubah menjadi positif seiring waktu. Ungkapan ini berguna dalam percakapan sehari-hari maupun konteks formal, sehingga menjadi tambahan kosakata yang berharga.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: Warm to sth (menyukai sesuatu)
- Jenis: Intransitif
- Tingkat: B2
- Arti singkat: Mulai menyukai atau menerima sesuatu secara bertahap
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Warm to sth” adalah phrasal verb yang tidak terpisahkan. Ini berarti objek selalu mengikuti seluruh phrasal verb tersebut.
Correct structure: warm to + object- She warmed to the idea quickly. (Dia cepat “warm to” ide itu.)
- They are warming to the new plan. (Mereka mulai menyukai rencana baru itu.)
Struktur yang salah (jangan pisahkan “warm” dan “to”):
- *She warmed the idea to quickly. (Dia cepat “warm to” ide itu.)
Bagaimana Cara Menggunakan Warm to sth?
Anda menggunakan “warm to sth” ketika ingin menggambarkan bagaimana seseorang mulai menyukai atau menerima sesuatu setelah beberapa waktu. Ini sering kali menunjukkan perubahan positif dalam perasaan atau sikap.
Frasa kerja ini biasanya diikuti oleh kata benda atau frasa kata benda seperti ide, rencana, orang, atau pengalaman.
Contoh konteks penggunaan termasuk mulai “Warm to” pekerjaan baru, kepribadian seseorang, atau gaya musik yang berbeda.
Contoh-contoh
Berikut beberapa kalimat alami yang menggunakan “warm to sth” dalam sebuah kalimat:
- At first, I wasn’t sure about the new manager, but I gradually warmed to her friendly style. (Awalnya, saya ragu dengan manajer baru itu, tapi lama-kelamaan saya mulai menyukai gaya ramahnya.)
- He didn’t like the idea of moving abroad, but he warmed to it after meeting the team. (Dia awalnya tidak suka ide pindah ke luar negeri, tapi akhirnya mulai menyukainya setelah bertemu dengan timnya.)
- They warmed to the proposal after hearing more details. (Mereka mulai menyukai usulan itu setelah mendengar lebih banyak rincian.)
- It took me a while to warm to jazz music, but now I enjoy it a lot. (Butuh waktu bagi saya untuk mulai menyukai musik jazz, tapi sekarang saya sangat menikmatinya.)
- She quickly warmed to the new software once she learned how to use it. (Dia dengan cepat mulai menyukai perangkat lunak baru itu setelah dia belajar cara menggunakannya.)
Kesalahan Umum
Banyak pelajar bingung dengan urutan atau menggunakan preposisi yang salah saat menggunakan “warm to sth”. Berikut beberapa contohnya:
- Incorrect: *She warmed with the new idea.
- Correct: She warmed to the new idea.
- Incorrect: *They warmed the idea to after some time.
- Correct: They warmed to the idea after some time.
Ingat, selalu gunakan “to” setelah “warm” dan jangan pisahkan frasa kerja tersebut.
Perbedaan / Sinonim
Frasa serupa termasuk “take to sth” dan “get used to sth,” tetapi keduanya memiliki perbedaan yang halus.
- Warm to sth: menunjukkan pengembangan rasa suka atau perasaan positif secara bertahap.
- Take to sth: berarti menyukai sesuatu secara langsung atau dengan cepat.
- Get used to sth: berarti menjadi terbiasa dengan sesuatu, tidak selalu menyukainya.
Contoh:
- Dia cepat “warm to” kota baru itu (langsung menyukainya).
- Dia mulai menyukai kota baru itu setelah beberapa minggu.
- Mereka mulai “Warm to” kota baru itu setelah beberapa waktu (menjadi terbiasa, mungkin suka atau tidak).
Kolokasi Umum
Saat menggunakan “warm to sth,” beberapa kata benda sering muncul setelahnya. Berikut adalah beberapa kolokasi yang umum:
- Idea: warming to a suggestion or plan (Ide: mulai “Warm to” sebuah saran atau rencana)
- Person: warming to someone’s personality (Seseorang mulai “warm to” kepribadian orang lain)
- Plan: warming to a new strategy or proposal (Rencana: mulai “Warm to” strategi atau proposal baru)
- Change: warming to a new situation or environment (Berubah: mulai “Warm to” situasi atau lingkungan baru)
- Music/Style: warming to a new genre or fashion (Musik/Gaya: mulai “Warm to sth” genre atau mode baru)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari warm to sth:
Dialog Kehidupan Nyata
Berikut percakapan singkat di mana dua teman membahas tentang “Warm to” hobi baru:
Anna: At first, I didn’t like painting at all.
Anna: Awalnya, aku sama sekali tidak menyukai melukis.
Ben: Really? What changed?
Ben: Benarkah? Apa yang berubah?
Anna: I just warmed to it after a few lessons. Now, I even enjoy it on weekends!
Anna: Awalnya saya kurang suka, tapi setelah beberapa pelajaran saya mulai menyukainya. Sekarang, saya bahkan menikmatinya di akhir pekan!
Latihan
Try filling in the blanks with the correct form of “warm to sth”:
- She didn’t like the plan first, but she _______ it after some discussion.
- It took me a while to ________ the new teacher’s style.
- They quickly _______ the idea of working remotely.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa arti “warm to sth”? Itu berarti mulai menyukai atau menerima sesuatu secara bertahap.
- Apakah “warm to sth” bisa dipisah? Tidak, itu adalah phrasal verb yang tidak bisa dipisah.
- Bisakah saya menggunakan “warm to” dengan orang? Ya, Anda bisa warm to kepribadian atau perilaku seseorang.
- Apa sinonim dari “warm to sth”? “Take to sth” adalah sinonim yang dekat tetapi mengandung makna suka yang lebih cepat.
- Apakah “warm to sth” bersifat formal atau informal? Istilah ini dapat digunakan dalam konteks formal maupun informal.

