Apa arti dari “Strap sb into sth”?
“Strap sb into sth” berarti mengikat seseorang dengan erat menggunakan tali pengaman, biasanya untuk keselamatan. Istilah ini sering merujuk pada memasang seseorang ke sabuk pengaman, tali pengaman, atau alat keselamatan.
Pendahuluan
Frasa “Strap sb into sth” sering digunakan saat membicarakan tentang mengamankan seseorang dengan aman di kursi, bangku, atau peralatan. Misalnya, sebelum penerbangan atau perjalanan, Anda mungkin mendengar instruksi untuk “strap yourself into your seat.” Memahami makna Strap sb into sth membantu Anda mengenali saat seseorang sedang dipasangkan pengaman demi alasan keselamatan atau keamanan. Frasa kerja ini praktis dan muncul dalam banyak situasi sehari-hari, seperti di mobil, pesawat, atau taman hiburan.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: Strap somebody into something
- Tipe: Transitif
- Tingkat: B1 (Menengah)
- Makna singkat: Mengikat seseorang dengan aman menggunakan tali pengikat
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Strap sb into sth” adalah phrasal verb yang dapat dipisah. Anda dapat menempatkan objek (sb) di antara “strap” dan “into,” tetapi “into sth” harus tetap bersama.
Polanya:
- Strap somebody into something (Strap somebody into something)
- Strap somebody into something (Mengikat seseorang ke sesuatu)
Example: They strapped the child into the car seat. (Mereka memasangkan sabuk pengaman anak itu ke kursi mobil.)
Bagaimana cara menggunakan “Strap sb into sth”?
Gunakan “strap sb into sth” saat menggambarkan tindakan mengikat atau mengamankan seseorang dengan tali pengikat. Istilah ini sering digunakan dalam konteks keselamatan, seperti sabuk pengaman, tali pengaman, atau perlengkapan pelindung.
Anda biasanya menyebutkan orangnya terlebih dahulu, kemudian barang yang mereka “Strap sb into sth”. Ini membantu memperjelas siapa yang diamankan dan di mana.
Contoh-contoh
Sebelum lepas landas, pramugari memasangkan sabuk pengaman penumpang di kursi mereka.
- The nurse strapped the patient into the wheelchair to keep him safe. (Perawat mengamankan pasien ke kursi roda agar dia tetap aman.)
- He strapped his daughter into her car seat before driving. (Dia mengikatkan sabuk pengaman putrinya ke kursi mobil sebelum mengemudi.)
- At the amusement park, staff strapped visitors into roller coaster seats carefully. (Di taman hiburan, petugas dengan hati-hati mengamankan pengunjung ke dalam kursi roller coaster.)
- The instructor strapped the climber into the harness before the ascent. (Instruktur mengikat pendaki ke dalam tali pengaman sebelum pendakian dimulai.)
Contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana “Strap sb into sth in a sentence” menekankan keselamatan dan keamanan.
Kesalahan Umum
Orang terkadang bingung dengan urutan kata atau melewatkan bagian penting saat menggunakan phrasal verb ini.
- Incorrect: She strapped into her seat her child.
- Correct: She strapped her child into her seat.
- Incorrect: They strapped the seat their son into.
- Correct: They strapped their son into the seat.
Ingat untuk menjaga “into” tetap bersama dan letakkan orang tepat setelah “strap.”
Perbedaan / Sinonim
Frasa kerja serupa termasuk “buckle up” dan “fasten.” Namun, “strap sb into sth” secara khusus berarti menggunakan tali pengikat, sering kali dengan harness atau sabuk fisik, sementara “buckle up” lebih sering merujuk pada mengencangkan sabuk pengaman.
Misalnya, “buckle up” umum digunakan di mobil, tetapi “strap sb into sth” bisa digunakan lebih luas, seperti dengan sabuk pengaman atau peralatan medis.
Kolokasi Umum
Dalam penggunaan sehari-hari, “strap sb into sth” sering dipasangkan dengan benda-benda tertentu yang terkait dengan keselamatan dan tempat duduk.
- Car seat: A child’s safety seat in a vehicle. (Kursi mobil: Kursi pengaman anak di dalam kendaraan.)
- Wheelchair: A chair with wheels for disabled people. (Kursi roda: Kursi dengan roda untuk orang-orang penyandang disabilitas.)
- Harness: A set of straps used for climbing or safety. (Tali pengaman: Sekumpulan tali yang digunakan untuk memanjat atau keselamatan.)
- Roller coaster seat: The seat on an amusement park ride. (Kursi roller coaster: Kursi pada wahana taman hiburan.)
- Airplane seat: Passenger seat on a plane. (Kursi pesawat: Kursi penumpang di dalam pesawat.)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari strap sb into sth:
Dialog Kehidupan Nyata
Berikut adalah percakapan sederhana yang menggunakan “strap sb into sth”:
Mom: Don’t forget to strap the baby into the car seat.
Ibu: Jangan lupa mengamankan bayi di kursi mobil.
Dad: I’m doing it now. Safety first!
Ayah: Aku sedang melakukannya sekarang. Utamakan keselamatan!
Mom: Good. We don’t want any accidents.
Ibu: Bagus. Kita tidak mau terjadi kecelakaan.
Latihan
Choose the correct sentence:
- A) She strapped her son into the seat before driving.
- B) She strapped into the seat her son before driving.
- C) She strapped the seat into her son before driving.
Answer: A) She strapped her son into the seat before driving.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Q: Apakah “strap sb into sth” bisa digunakan untuk hewan? A: Ya, Anda bisa strap hewan peliharaan ke dalam pembawa atau tali pengaman untuk keselamatan.
- Q: Apakah “strap sb into sth” bersifat formal atau informal? A: Istilah ini bersifat netral dan dapat digunakan dalam konteks formal maupun informal.
- Q: Bisakah saya mengatakan “strap myself into the seat”? A: Ya, Anda bisa menggunakannya secara refleksif saat berbicara tentang mengikat diri sendiri.
- Q: Apa perbedaan antara “strap sb into sth” dan “buckle up”? A: “Strap sb into sth” berarti mengikat dengan tali pengaman, sedangkan “buckle up” secara khusus berarti mengencangkan sabuk pengaman.
- Q: Apakah “strap sb into sth” hanya digunakan untuk keselamatan? A: Sebagian besar ya, itu merujuk pada mengamankan seseorang dengan tali pengaman.

