Arti “Revert to sth”, Contoh & Cara Menggunakannya dengan Benar

Apa Arti “Revert to sth”?

“Revert to sth” berarti kembali ke keadaan, kondisi, atau topik sebelumnya. Istilah ini sering digunakan saat membahas perubahan yang kembali ke bentuk atau subjek yang lebih awal.

Pendahuluan

Frasa kerja “revert to sth” sering digunakan dalam bahasa Inggris formal maupun informal. Frasa ini mengungkapkan ide untuk kembali ke sesuatu yang pernah ada sebelumnya, seperti topik sebelumnya dalam percakapan, kondisi yang lebih awal, atau kebiasaan lama. Memahami makna revert to sth membantu pembelajar berkomunikasi dengan jelas saat menjelaskan perubahan atau kembali ke keadaan sebelumnya. Ungkapan ini sangat berguna dalam bisnis, teknologi, dan diskusi sehari-hari.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: revert to something
  • Tipe: Intransitif (biasanya diikuti oleh objek)
  • Tingkat: B2
  • Makna singkat: kembali ke kondisi atau topik sebelumnya

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

“Revert to sth” adalah phrasal verb yang tidak dapat dipisahkan. Ini berarti Anda tidak dapat meletakkan objek di antara “revert” dan “to.”

    Correct structure: revert to + noun/pronoun Incorrect structure: revert + noun + to

Contoh pola:

  • We reverted to the old system. (Kami kembali menggunakan sistem lama.)
  • She reverted to her original plan. (Dia kembali ke rencananya yang semula.)

Bagaimana Cara Menggunakan Revert to sth?

Gunakan “revert to sth” ketika Anda ingin menyatakan kembali ke keadaan atau topik sebelumnya. Istilah ini sering digunakan dalam tulisan formal, email, dan percakapan saat merujuk pada perubahan atau kembali ke poin-poin sebelumnya.

Penggunaan umum meliputi:

  • Returning to a previous discussion topic. (Kembali ke topik pembahasan sebelumnya.)
  • Going back to an earlier version of a document or system. (Kembali menggunakan versi sebelumnya dari sebuah dokumen atau sistem.)
  • Resuming a former behavior or condition. (Kembali menjalani perilaku atau kondisi sebelumnya.)

Contoh-contoh

Berikut beberapa contoh untuk memahami cara menggunakan revert to sth dalam kalimat secara alami:

  • After testing the new software, the company decided to revert to the old version. (Setelah menguji perangkat lunak baru, perusahaan memutuskan untuk kembali menggunakan versi lama.)
  • Let’s revert to the main topic and finish our discussion. (Mari kita kembali ke topik utama dan selesaikan diskusi kita.)
  • When the medication was stopped, his health reverted to its previous state. (Ketika pengobatan dihentikan, kesehatannya kembali seperti semula.)
  • The project plan reverted to the original schedule after delays. (Rencana proyek kembali mengikuti jadwal awal setelah mengalami keterlambatan.)
  • She reverted to speaking in her native language during the meeting. (Dia kembali berbicara menggunakan bahasa ibunya selama pertemuan.)

Kesalahan Umum

Banyak pelajar bingung dengan urutan kata atau penggunaan “revert to sth.” Berikut beberapa kesalahan umum:

  • Incorrect: I will revert you to the previous version.
    Correct: I will revert to the previous version.
  • Incorrect: Please revert back to me with the information.
    Correct: Please revert to me with the information.

Catatan: Dalam bahasa Inggris email formal, “revert to me” berarti “balas saya,” tetapi penggunaan yang paling umum dan jelas adalah “revert to sth” yang berarti “kembali ke sesuatu.”

Perbedaan / Sinonim

“Revert to sth” mirip dengan “kembali ke,” “pulang ke,” atau “melanjutkan,” tetapi dengan perbedaan halus:

  • Go back to:: Lebih santai dan umum.
  • Return to:: Dapat digunakan untuk hal-hal fisik atau abstrak, dengan nada formal.
  • Resume:: Berfokus pada melanjutkan sesuatu yang tertunda.
  • Revert to sth:: Menekankan kembalinya ke keadaan atau topik sebelumnya, sering digunakan dalam konteks formal atau teknis.

Kolokasi Umum

Beberapa objek yang umum digunakan dengan “revert to” meliputi:

  • Original state: Going back to the first condition. (Kondisi awal: Kembali ke keadaan pertama.)
  • Previous version: Returning to an earlier edition or format. (Versi sebelumnya: Kembali ke edisi atau format yang lebih awal.)
  • Old habits: Resuming former behaviors. (Kebiasaan lama: Melanjutkan perilaku sebelumnya.)
  • Former topic: Returning to a previous subject in conversation. (Topik sebelumnya: Kembali ke subjek sebelumnya dalam percakapan.)
  • Default settings: Going back to factory or initial settings. (Pengaturan default: Kembali ke pengaturan pabrik atau awal.)

Dialog Kehidupan Nyata

Berikut adalah percakapan singkat yang menggunakan “revert to sth”:

Anna: The new software update is causing problems.
Anna: Pembaruan perangkat lunak baru ini menyebabkan masalah.

Mark: Should we revert to the previous version?
Mark: Haruskah kita kembali ke versi sebelumnya?

Anna: Yes, that’s the best option right now.
Anna: Ya, itu memang pilihan terbaik saat ini.

Latihan

Try completing the sentences with the correct form of “revert to sth”:

  • After the trial, they decided to _______ the old system.
  • Can we _______ the main agenda before moving on?
  • His behavior _______ to what it was last year.

Answers: revert to

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Q:Bisakah saya menggunakan “revert to” dalam percakapan santai? Ya, tapi itu lebih umum digunakan dalam bahasa Inggris formal atau bisnis.
  • Q:Apa arti “revert to me” dalam email? Itu berarti “balas saya” atau “hubungi saya kembali.”
  • Q:Apakah “revert” dapat dipisah? Tidak, “revert to sth” tidak dapat dipisah.
  • Q:Bisakah saya mengatakan “revert back”? Itu berlebihan; cukup katakan “revert to.”
  • Q:Apa perbedaan antara “revert to” dan “return to”? “Revert to” menekankan pada kembali ke keadaan sebelumnya, sering kali dalam konteks formal; sedangkan “return to” lebih umum.

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.