Apa arti dari “Pivot around sth”?
“Pivot around sth” berarti berputar atau berputar di sekitar titik atau fokus tertentu. Itu juga bisa berarti bahwa sesuatu berpusat atau terutama bergantung pada ide atau objek tertentu.
Pendahuluan
Frasa “pivot around sth” sering digunakan baik secara harfiah maupun kiasan. Secara harfiah, ini menggambarkan gerakan fisik di mana suatu objek atau orang berputar di sekitar titik tetap. Secara kiasan, ini berarti sesuatu berputar atau sangat bergantung pada subjek, ide, atau faktor tertentu. Memahami makna pivot around sth membantu pembelajar menggunakan frasa ini dengan tepat dalam percakapan dan tulisan. Ini adalah ungkapan yang berguna untuk menggambarkan fokus, perubahan, atau pergerakan dalam berbagai konteks, mulai dari bisnis hingga kehidupan sehari-hari.
Kotak Info Cepat
- Frasa kerja: pivot around something
- Tipe: Intransitif (biasanya), kadang-kadang transitif secara kiasan
- Tingkat: B2 (Menengah Atas)
- Makna singkat: Berputar atau berputar mengelilingi suatu titik atau bergantung terutama pada sesuatu.
Struktur (Aturan Tata Bahasa)
“Pivot around sth” umumnya tidak dapat dipisahkan. Frasa ini biasanya muncul sebagai “pivot around” diikuti oleh objek (sesuatu).
-
Correct pattern: pivot around + noun (pivot around the issue)
- Not separable: you cannot put words between “pivot” and “around.” (Tidak dapat dipisahkan: Anda tidak bisa menyisipkan kata-kata di antara “pivot” dan “around.”)
Example: The discussion pivots around the main problem. (Diskusi berputar pada masalah utama.)
Bagaimana Cara Menggunakan “Pivot around sth”?
Gunakan “pivot around sth” ketika Anda ingin menggambarkan putaran fisik atau ketika sesuatu bergantung pada ide sentral. Ungkapan ini cocok digunakan dalam konteks formal maupun informal. Misalnya, dalam bisnis, sebuah strategi mungkin pivot around kebutuhan pelanggan. Dalam percakapan sehari-hari, sebuah pembicaraan mungkin pivot around topik tertentu.
Ingat, “pivot” sendiri berarti berputar, tetapi “pivot around” menekankan pusat atau fokus dari putaran atau ketergantungan tersebut.
Contoh-contoh
Berikut beberapa contoh alami yang menunjukkan penggunaan pivot around sth dalam sebuah kalimat:
- The entire plan pivots around increasing sales this quarter. (Seluruh rencana berfokus pada peningkatan penjualan kuartal ini.)
- Her argument pivots around the importance of education. (Argumennya berpusat pada pentingnya pendidikan.)
- The meeting pivoted around the new project proposal. (Pertemuan tersebut berfokus pada usulan proyek baru.)
- In basketball, a player must pivot around one foot to avoid traveling. (Dalam bola basket, seorang pemain harus berputar pada satu kaki untuk menghindari pelanggaran langkah.)
- The story pivots around a mysterious character who changes everything. (Cerita ini berpusat pada seorang tokoh misterius yang mengubah segalanya.)
Kesalahan Umum
Banyak pelajar bingung antara “pivot around” dengan hanya “pivot” atau menggunakannya secara salah dalam kalimat. Berikut beberapa contohnya:
- Incorrect: The discussion pivoted on the problem.
Correct: The discussion pivoted around the problem. - Incorrect: She pivoted the idea around quickly.
Correct: The idea pivots around her main point.
Ingat, “pivot around” adalah frasa yang tepat saat membicarakan fokus utama atau rotasi, bukan hanya “pivot on” atau “pivot to” dalam konteks tersebut.
Perbedaan / Sinonim
“Pivot around sth” bisa mirip dengan frasa seperti “revolve around,” “center on,” atau “focus on.” Namun, frasa ini juga mengandung makna berputar atau bergerak sekaligus ketergantungan.
- “Revolve around” berarti bergerak melingkar atau bergantung pada.
- “Center on” berarti menjadikan sesuatu sebagai fokus utama.
- “Focus on” berarti memusatkan perhatian pada sesuatu.
Berbeda dengan “center on” atau “focus on,” “pivot around” sering kali menunjukkan proses yang dinamis atau berubah, bukan hanya fokus statis.
Kolokasi Umum
Berikut adalah objek umum yang sering berkolokasi dengan “pivot around”:
- Issue – The debate pivots around the issue of climate change. (Masalah – Perdebatan berpusat pada isu perubahan iklim.)
- Idea – The discussion pivots around her idea. (Ide – Diskusi berputar pada idenya.)
- Topic – The conversation pivots around the topic of health. (Topik – Percakapan berputar pada topik kesehatan.)
- Plan – Our strategy pivots around customer satisfaction. (Rencana – Strategi kami berputar pada kepuasan pelanggan.)
- Point – His argument pivots around this main point. (Inti – Argumennya berputar pada poin utama ini.)
Kata Kerja Frasa Terkait
Berikut adalah kata kerja frasa terkait dari pivot around sth:
Dialog Kehidupan Nyata
Berikut adalah dialog singkat yang menggunakan “pivot around sth”:
Anna: What was the meeting about?
Anna: Rapat itu membahas apa?
Ben: It mostly pivoted around the new marketing strategy.
Ben: Itu sebagian besar berfokus pada strategi pemasaran baru.
Anna: So, the main focus was on improving sales?
Anna: Jadi, fokus utamanya adalah meningkatkan penjualan?
Ben: Exactly, everything else depended on that.
Ben: Tepat sekali, semuanya bergantung pada hal itu.
Latihan
Try to complete the sentences below with the correct form of “pivot around”:
- The success of the project ________ customer feedback.
- The conversation ________ the recent changes in policy.
- Our plan ________ improving user experience.
- Her decision ________ several important factors.
(Answers: pivots around, pivoted around, pivots around, pivots around)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa arti “pivot around sth”? Itu berarti berputar atau berputar di sekitar suatu titik atau bergantung terutama pada sesuatu.
- Apakah “pivot around” dapat dipisah? Tidak, “pivot around” tidak dapat dipisah dan harus tetap bersama.
- Apakah “pivot around” bisa digunakan dalam bisnis? Ya, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan strategi atau ide yang Pivot around faktor kunci.
- Apakah “pivot on” sama dengan “pivot around”? Tidak tepat. “Pivot around” lebih umum digunakan untuk fokus atau rotasi, sedangkan “pivot on” jarang digunakan dalam konteks ini.
- Apakah saya bisa mengatakan “pivot around the issue” dalam tulisan formal? Ya, itu tepat dan jelas dalam konteks formal maupun informal.

