Arti, Contoh & Cara Menggunakan “Confront sb with sth”

Apa arti dari “Confront sb with sth”?

“Confront sb with sth” berarti menghadapi seseorang secara langsung mengenai masalah, pertanyaan, atau situasi sulit, sering kali dengan menyajikan bukti atau informasi kepada mereka.

Pendahuluan

Frasa “confront sb with sth” sering digunakan dalam bahasa Inggris untuk menggambarkan situasi di mana seseorang langsung dihadapkan pada fakta, masalah, atau tuduhan. Frasa ini biasanya melibatkan pembahasan suatu isu atau bukti yang mengharuskan orang lain untuk merespons atau menanganinya. Memahami makna confront sb with sth dapat membantu pembelajar menggunakan frasa ini secara alami dalam percakapan, terutama saat membahas konflik atau klarifikasi. Frasa ini berguna dalam konteks formal maupun informal, seperti dalam hubungan pribadi, tempat kerja, atau urusan hukum.

Kotak Info Cepat

  • Frasa kerja: confront somebody with something
  • Tipe: Transitif
  • Tingkat: B2
  • Makna singkat: Menghadapi seseorang secara langsung mengenai suatu masalah atau bukti

Struktur (Aturan Tata Bahasa)

Frasa kerja “confront sb with sth” umumnya tidak dapat dipisahkan, artinya Anda tidak bisa memisahkan kata kerja dari objeknya. Polanya adalah:

    Confront + somebody + with + something

Example: She confronted him with the truth. (Dia menghadapkan dia dengan kebenaran.)

Catatan: Anda tidak bisa mengatakan “confront with somebody something” atau “confront something with somebody.”

Bagaimana Cara Menggunakan “Confront sb with sth”?

Anda menggunakan frasa ini ketika seseorang dibuat sadar akan suatu masalah, persoalan, atau fakta yang mungkin ingin mereka hindari. Ini sering kali mengandung makna tantangan atau permintaan penjelasan.

Misalnya, seorang manajer mungkin akan confront karyawan dengan bukti pelanggaran, atau seorang teman mungkin confront teman lain tentang kesalahpahaman.

Contoh-contoh

  • The teacher confronted the student with the evidence of cheating. (Guru tersebut menghadapkan siswa itu dengan bukti kecurangan.)
  • She confronted her friend with the rumors she had heard. (Dia menghadapkan temannya dengan desas-desus yang telah didengarnya.)
  • The police confronted the suspect with the stolen items. (Polisi menghadapkan tersangka dengan barang-barang yang dicuri.)
  • He was confronted with a difficult choice at work. (Dia dihadapkan pada pilihan yang sulit di tempat kerja.)
  • In the meeting, the CEO confronted the team with the poor sales figures. (Dalam pertemuan tersebut, CEO menghadapkan tim pada angka penjualan yang buruk.)

Contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana “confront sb with sth in a sentence” bekerja secara alami.

Kesalahan Umum

  • Incorrect: She confronted with him the problem.
    Correct: She confronted him with the problem.
  • Incorrect: They confronted the problem with their boss.
    Correct: They confronted their boss with the problem.

Perbedaan / Sinonim

Frasa serupa termasuk “face up to,” “challenge,” dan “bring up.” Namun, “confront sb with sth” biasanya melibatkan penyampaian bukti atau fakta sulit secara langsung.

  • Face up to:: Terima atau tangani masalah sendiri. Contoh: Kamu perlu menghadapi kesalahanmu.
  • Challenge:: Mempertanyakan atau menentang ide seseorang. Contoh: Dia menantang pendapatnya selama debat.
  • Bring up:: Sebutkan sebuah topik. Contoh: Dia mengangkat masalah itu selama rapat.

“Confront sb with sth” lebih kuat dan langsung dibandingkan dengan alternatif-alternatif ini.

Kolokasi Umum

  • Confront someone with evidence (Menghadapkan seseorang dengan bukti)
  • Confront someone with facts (Menghadapkan seseorang dengan fakta)
  • Confront someone with accusations (Menghadapkan seseorang dengan tuduhan)
  • Confront someone with problems (Menghadapkan seseorang dengan masalah)
  • Confront someone with questions (Menghadapkan seseorang dengan pertanyaan)

Dialog Kehidupan Nyata

Anna: I heard you didn’t finish the report on time.
Anna: Aku dengar kamu tidak menyelesaikan laporan tepat waktu.

Mark: Yes, but I had some problems with the data.
Mark: Ya, tapi saya mengalami beberapa masalah dengan data tersebut.

Anna: I need to confront you with the client’s email complaining about the delay.
Anna: Aku perlu menghadapkanmu dengan email dari klien yang mengeluhkan keterlambatan ini.

Mark: I understand. Let’s discuss how to fix this.
Mark: Saya mengerti. Mari kita bahas bagaimana cara memperbaikinya.

Latihan

Fill in the blanks with the correct form of “confront sb with sth”:

  1. The manager ________ the employee ________ evidence of lateness.
  2. They decided to ________ their friend ________ the rumors.
  3. She was ________ a difficult problem at work.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Q: Apakah “confront sb with sth” dapat digunakan dalam tulisan formal? Ya, ungkapan ini cocok digunakan dalam konteks formal maupun informal.
  • Q: Apakah kata “confront” selalu bermakna negatif? Tidak selalu, tapi seringkali mengandung makna situasi yang serius atau menantang.
  • Q: Bisakah saya mengatakan “confront sth with sb”? Tidak, urutan yang benar adalah “confront somebody with something.”
  • Q: Apa perbedaan antara “confront sb with sth” dan “face up to sth”? “Confront sb with sth” berarti menghadapkan sesuatu kepada orang lain, sedangkan “face up to sth” berarti menerima atau menghadapi masalah itu sendiri.
  • Q: Apakah “confront sb with sth” bisa digunakan dalam pertanyaan? Ya, misalnya, “Did you confront him with the evidence?”

Your Adblocker is also blocking Videos and Tests on this website.

Please turn off the Adblocker. Thank you.